Kasus Dugaan Penganiayaan Sarpan Dinilai Ada Kejanggalan

  • Whatsapp
Kasus Dugaan Penganiayaan Sarpan Dinilai Ada Kejanggalan
Sarpan saat diwawancarai wartawan di Rumahnya. (Digtara.com/mag-1)

digtara.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Medan menilai kasus penganiayaan yang dialami Sarpan (54), saksi kasus pembunuhan seperti ada kejanggalan. Tidak hanya itu, LBH juga melihat seperti adanya bentuk penyiksaan. Kasus Dugaan Penganiayaan Sarpan Dinilai Ada Kejanggalan

Wakil Direktur LBH Medan, Irvan Saputra mengatakan dalam kasus Sarpan warga Jalan Sidomulyo Gang Gelatik Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang ini, LBH Medan menyoroti adanya kejanggalan selama dilakukan pemeriksaan di Polsek Percut Sei Tuan.

“Kita LBH Medan menduga ada kejanggalan terhadap pemanggilan bapak Sarpan sebagai saksi dalam kasus pembunuhan itu. Beliau itu sepertinya tidak dipanggil tetapi dijemput. Padahal sebagai saksi, seharusnya ada surat panggilan pertama dan kedua, tetapi ini tidak,” ujarnya kepada digtara.com, Rabu (8/07/2020).

Muat Lebih

LBH menduga ada pelanggaran KUHP yang dilakukan oleh oknum penyidik ataupun penyidik pembantu Polsek Percut Sei Tuan. “Saksi itu seharusnya dipanggil melalui surat panggilan terlebih dahulu. Kalau surat pertama tidak datang, panggilan kedua. Kalau tidak datang juga, maka ada surat perintah membawa,” ungkap Irvan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

2 Komentar