Foto Anaknya Sempat Viral Terkait Tuduhan Penganiayaan Siswa SD di Binjai, Orangtua Tidak Terima

Jumat, 10 Juni 2022 20:18
hendra
Orangtua yang anaknya dituduh melakukan penganiayan tidak terima dengan tuduhan ibu korban. Parahnya lagi, foto anaknya sempat ada dalam postingan Santi yang viral

digtara.com – Postingan Facebook oleh akun Santy Machan yang viral tentang kematian anaknya berinisial MIA (11) memicu kemarahan orangtua siswa yang tertuduh. Pasalnya postingan itu sempat menampilkan foto anaknya, sebelum akhirnya dihapus.

Orang tua yang tertuduh merasa dirugikan dan tak terima atas postingan yang memajang foto-foto anak mereka, meski  kini sudah dihapus.

Menurut Tuti, salah satu orangtua yang wajah anaknya diunggah ke Facebook menyatakan, saat MIA meninggal, sejumlah orang tua sekelasnya datang ke rumah untuk menyampaikan belasungkawa. Bahkan sebelum viral, pihak sekolah sempat ada melakukan pertemuan dengan pihak tertuduh dan korban.

“Kami datang untuk memberikan empati dan simpati. Tapi kedatangan kami dianggap orang tua dia (korban) untuk berdamai. Seolah-olah anak kami memang bersalah. Terkejut lah kami, karena memang anak kami tidak ada memukul anaknya. Bahkan orang tuanya bilang gak akan berdamai, artinya bicara uang tanggung jawab,” kata Tuti, orang tua R, saat ditemui di Sekolah Dasar Negeri 023971, Jalan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Binjai Barat, Jumat (10/6/22).

Tuti bilang, anaknya tidak masuk ke sekolah bersamaan dengan M, murid lain pada Sabtu (21/5). Namun orang tua MIA, Santi Citra Dewi menuding beberapa di antara mereka, telah memukul anaknya.

Bahkan dia menduga, Santi sengaja mengembuskan isu ini demi sesuatu yang diharapkan.

“Anak saya hari sabtu tidak hadir, sebagaimana yang dibilang oleh orang tua dia (korban),” ucapnya.

Setelah beberapa pekan MIA meninggal, para orang tua murid yang diduga memukul korban dipanggil ke sekolah. Ini dilakukan karena Santi menyebut, bahwa anak-anak mereka terlibat dalam kasus dugaan penganiayaan hingga meninggalnya MIA.

“Setelah meninggal, anak-anak kami dipanggil dan saya diminta untuk datang ke sekolah. Kata guru anak sekolah, anak saya terlibat,” jelasnya.

Karenanya, dia tak terima dengan perlakuan Santi dan suaminya. Terlebih, kata dia, anaknya tidak pernah mukul sampai begitu parahnya.

“Saya tidak terima, dengan apa yang telah diucapkan oleh orang tua korban. Saya sempat tanya, pernah pukul, anak saya pernah bilang, karena dia (korban) mengejek anak saya. Tapi anak saya bilang, tangannya yang dipukul bukan badan,” jelasnya.

Karena itu, ia sangat kecewa karena foto anaknya sampai terpampang di facebook.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait