Emas Rp1,8 M yang Dicicil Nasabah di Pegadaian Syariah Setiabudi Medan Raib, Dua Pegawai Ditahan

Kamis, 22 September 2022 20:09
ist
Dua tersangka saat hendak dibawa ke Rutan

digtara.com – Emas senilai Rp1,8 M yang dicicil nasabah di Pegadaian Syariah Setiabudi, Medan, raib. Ternyata dua pelaku pimpinan cabang dan bawahannya.

Hal itu diketahui setelah serangkaian penyidikan hingga Kejari Medan menetapkan 2 orang tersangka, Kamis (22/9/2022)

Bahkan Penyidik pada Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Medan langsung melakukan penahanan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan Wahyu Sabrudin SH MH melalui Kasi Pidsus Agus Kelana SH MH mengatakan, setelah melengkapi sejumlah berkas, tersangka A, 46, dan anggotanya M, 35, langsung dititipkan ke rumah tahanan negara (rutan).

Tersangka A selaku mantan Pimpinan Cabang (Pinca) Kantor Pegadaian Syariah Setiabudi Medan dititipkan ke Rutan Tanjunggusta Medan.

Sedangkan tersangka M dijebloskan ke Rutan Perempuan Kelas II A Medan.

Akibat perbuatan kedua tersangka berdasarkan hasil audit, keuangan negara dirugikan mencapai Rp1.825.431.565.

“Atas arahahan Pimpinan, setelah pemeriksaan beberapa saksi, tim telah menyita beberapa dokumen dan, menetapkan dua orang tersangka ini sebagai pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban hukumnya,” kata Agus.

Tersangka, M merupakan pegawai pengelola penyimpanan emas yang bertanggungjawab atas hilangnya 36 dokumen kredit emas nasabah, dengan estimasi senilai Rp919. 099.000 dan 1 Kg emas agunan nasabah di PT Pegadaian.

Sehingga bila ditotalkan nilainya mencapai Rp1.825.431.565.

Laman: 1 2

Berita Terkait