Eksekusi Sempat Diprotes Warga, Enam Rumah di Kota Kupang Rata dengan Tanah

Jumat, 26 November 2021 13:00
Imanuel Lodja
Eskavator dikerahkan untuk meruntuhkan rumah warga dalam proses eksekusi PN Kota Kupang, Jumat siang tadi

digtara.com – Enam unit rumah di Jalan WJ Lalamentik RT 27/RW 08, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT dirobohkan dan rata dengan tanah saat pelaksanaan eksekusi, Jumat (26/11/2021).

Eksekusi dilakukan Pengadilan Negeri (PN) Kota Kupang dikawal ketat aparat kepolisian Polres Kupang Kota dipimpin Kabag Ops Polres Kupang Kota, AKP Rullyanto Junaedi Putera Pahroen, SIK, Kapolsek OEbobo, AKP Joni Sihombing dan Kasat Sabhara Polres Kupang Kota.

Eksekusi dilakukan terhadap rumah Beni Polin, Yohana Polin-Bundu, Fery Polin, Bastian Dethan dan Janet Dethan.

Pengadilan negeri Kupang juga mengeksekusi tanaman yang ada di atas lahan seluas 2.400 lebih ini.
Sebelum eksekusi dilakukan, juru sita pengadilan Negeri Kupang Julianus Bolla membacakan keputusan pengadilan negeri Kupang tentang pelaksanaan sita.

Terdapat perlawanan dari pihak keluarga yang rumah nya dieksekusi. Mereka memprotes pelaksanaan eksekusi karena masih berproses di pengadilan.

Namun jurusita tetap berkukuh kalau eksekusi harus tetap dilakukan. Excavator pun mulai beraksi dan merobohkan satu per satu bangunan yang ada. Keluarga dan kerabat pihak yang kalah dalam eksekusi hanya bisa menyaksikan proses rumah mereka dirobohkan dan hanya bisa merekam dan memotret dari jauh.

Kuasa hukum penggugat yang juga pemohon eksekusi, Lesly Lay, SH mengakui kalau sengketa tersebut terjadi antara Oktovianus Bulu selaku penggugat dan pemohon eksekusi melawan Yohana B Polin selaku tergugat dan termohon eksekusi.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait