Dua Luka di Leher Diduga Bekas Jerat Tali, Keluarga Tambah Yakin Brigadir J Dibunuh

Rabu, 20 Juli 2022 19:53
suara.com
Pengacara Keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak membeberkan bukti foto jenazah Brigadir J

digtara.com – Keluarga Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat yakin kalau Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat tewas dibunuh. Keyakinan itu semakin kuat setelah melihat luka di leher Brigadir J.

Keyakinan ini semakin kuat setelah mereka mengklaim menemukan bukti baru terkait adanya luka di leher Brigadir J yang diduga akibat jeratan tali atau kawat.

“Kami semakin mendapatkan bukti-bukti lain bahwa ternyata almarhum Brigadir J sebelum ditembak kami mendapatkan luka semacam lilitan di leher. Artinya ada dugaan bahwa alamrhum Brigadir J ini dijerat dari belakang,” kata kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/7/2022).

Dalam kesempatan itu, Kamaruddin turut menunjukkan foto-fotonya di hadapan awak media. Dia menduga pelaku yang melakukan perbuatan tersebut lebih dari seorang.

“Jadi, di dalam leher itu ada semacam goresan dari kanan ke kiri seperti di tarik pake tali dari belakang dan meninggalkan luka dan memar,” ungkapnya.

“Oleh karenanya kami semakain yakin bahwa memang pelaku dugaan tindak pidana ini adalah terencana oleh orang-orang tertentu dan tidak mungkin satu orang. Karena ada yang berperan pegang pistol ada yang menjerat leher, ada yang menggunakan sajam (senjata tajam) dan sebagainya,” imbuhnya.

Menurut Kamaruddin, jika Brigadir J tewas dalam peristiwa baku tembak dengan Bharada E sebagaimana yang dikatakan Polri, maka tidak mungkin menimbulkan luka memar, sayatan, rahang geser hingga jeratan di leher.

Laman: 1 2

Berita Terkait