Pandemi Covid-19, Permintaan Kolang Kaling Menurun Drastis

  • Whatsapp
Seorang perajin Kolang kaling sedang memasak atau merebus sebelum dipasarkan (digtara.com/hendra mulya)

digtara.com – Di masa pandemi Covid-19, permintaan kolang kaling yang diterima perajin di Jalan Imam Bonjol, Gang Cempedak, Dusun I, Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat menurun drastis.

Biasanya, menjelang lebaran tiba, pengusaha kolang kaling dapat mengorder sedikitnya 10 ton kolang kaling dalam sehari.

Namun, di masa pandemi ini, permintaan jauh berkurang dan hanya berkisar 5 ton saja dalam satu hari.

Muat Lebih

“Untuk tahun ini memang cukup berkurang. Omset pun menjadi menurun karena sepinya peminat,” ujar salah seorang pengusaha kolang kaling di Kecamatan Selesai, Ade kepada digtara.com, Selasa (4/5/21).

Sepinya peminat, lanjut Ade, diduga faktor ekonomi masyarakat yang semakin hari terus menurun akibat pandemi Covid-19.

Baca: Kolang Kaling Asal Langkat Tembus Pasar Malaysia

“Kan dampak Covid-19 sangat besar, banyak masyarakat yang dirumahkan dan akhirnya menganggur. Sehingga untuk kebutuhan saja sulit, bagaimana mau membeli kolang kaling,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan