UU Cipta Kerja Memuat Bank Tanah, Aktivis: Bertentangan dengan Semangat Reforma Agraria

  • Whatsapp
UU Cipta Kerja Memuat Bank Tanah, Aktivis: Bertentangan dengan Semangat Reforma Agraria
Suasana diskusi penutupan pameran foto Dedi Sinuhaji dengan judul "Omnibus Law In My Eyes" di Literacy Coffee.

digtara.com – Aktivis agraria, Saurlin Siagian mengatakan UU Cipta Kerja memuat bank tanah yang bertentangan dengan semangat reforma agraria. Semangat Reforma Agraria

Hal itu dikatakannya saat acara penutupan pameran foto dari Dedi Sinuhaji terkait penolakan Omnibus Law di Medan dengan judul “Omnibus Law In My Eyes”, di Literacy Coffee, Minggu (25/10/2020).

“Fokus saya soal tanah, pasal 126 mengatur tentang bank tanah tetapi judulnya reforma agraria. Padahal konsep bank tanah itu ialah ide liberalisasi yang bertentangan dengan reforma agraria yang memiliki semangat untuk mendistribusikan dan menghentikan ketimpangan tanah,” sebutnya.

Muat Lebih

Menurutnya, ada sesuatu yang salah dengan demokrasi Indonesia saat ini. Sebab DPR lebih tendensius merepresentasikan kepentingan korporasi yang ada di belakangnya (berdasarkan catatan tempo) bukan lagi suara masyarakat yang terpinggirkan.

Beliau, yang juga sebagai Koordinator Internasional Land Coalition (ILC) Asia, menegaskan bahwa menyuruh masyarakat awam untuk membaca UU sangat tidak lumrah.

Baca: Cek! Link Download Lima Versi File PDF Omnibus Law UU Cipta Kerja

“Seharusnya bahasa itu diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam bahasa sehari-hari oleh pihak yang berwajib. Bahasa hukum sangat tidak mudah untuk dimaknai oleh masyarakat awam yang tidak memiliki pemahaman hukum,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar