Tokoh Tionghoa: Tak Kurangi Makna Meski Open House Imlek Ditiadakan

tokoh Imlek
Tokoh Masyarakat Tionghoa Indra Wahidin (goklas wisely/digtara)

digtara.com – Tokoh masyarakat Tionghoa menjelaskan untuk perayaan Imlek tahun 2021 tidak akan menyelenggarakan open house seperti biasanya. Pasalnya, pandemi Covid-19 masih menimpa kehidupan masyarakat.

Padahal, tahun sebelumnya rumah tokoh masyarakat Tionghoa pasti ramai didatangi warga untuk merayakan Imlek. Salah satunya, dr. Indra Wahidin yang tinggal di Taman Setia Budi Indah.

Wahidin yang juga terkenal sebagai tokoh agama umat Buddha moment Imlek harus beradaptasi dengan masa pandemi. Walhasil, ia himbau umat Buddha untuk merayakannya di rumah masing – masing.

Muat Lebih

“Sebelumnya saya sudah bertemu Kapolda dan Panglima di Vihara Gunung Timur agar menghimbau Imlek tahun ini digelar tidak berlebihan serta menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya kepada digtara.com saat diwawancara di sekitar Universitas Sumatera Utara, Kamis (11/2/2021).

Dikatakannya umat Buddha tidak akan mengadakan open house atau berkunjung dari satu rumah ke lainnya. Sebab, aktivitas ini dapat menghasilkan klaster baru terpapar Covid-19.

Menurutnya, Imlek tahun ini berbeda suasananya dengan tahun lalu namun tidak akan mengurangi makna. Karena kebijakan serupa juga telah dilakukan pemerintah terhadap perayaan agama lainnya.

“Tidak perlu khawatir ada orang tidak senang atau protes untuk menerapkan protokol kesehatan. Justru kami berterima kasih bahwa pemerintah memperhatikan kelompok kita sama dengan kelompok muslim pada hari raya ataupun lainnya,” tutupnya.

Foto : Indra Wahidin saat diwawancara di halaman USU, (Digtara.com/Goklas Wisely)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan