Dari Buka Jalan Hingga Rehab RLTH, TMMD ke-111 Kodim 0204/DS Bangkitkan Perekonomian Warga

Selasa, 13 Juli 2021 11:00
istimewa
jembatan yang dibangun oleh TNI melalui program TMMD ke-111

digtara.com – Tidak terasa program TMMD ke-111 yang dilaksanakan di wilayah Kodam I/Bukit Barisan sudah tiba hampir tiba pada masa penutupan yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2021 secara serentak di seluruh Indonesia.

Seluruh sasaran yang berikan kepada Satgas TMMD nyaris selesai dengan sempurna, beberapa pekerjaan hanya menyisakan finishing atau sentuhan akhir sebelum dinyatakan selesai.

Program TMMD ke-111 TA 2021 di Kodam I/BB sudah dilaksanakan sejak tanggal 15 Juni 2021 dengan pelaksanaan secara serentak di 6 wilayah Kodim meliputi Kodim 0204/Deli Serdang, Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Kodim 0321/Rokan Hilir, Kodim 0315/Bintan, Kodim 0306/Limapuluh Kota dan Kodim 0314/Indragiri Hilir.

TMMD ke-111
Kapendam I/BB, Letkol Inf Donald Erickson Silitonga. (istimewa)

Pembukaan TMMD ke -111 ditandai dengan pembukaan secara resmi oleh Kepala Daerah Tingkat II masing- masing wilayah Kodim tersebut. TMMD ke-111 ini direncanakan akan di tutup pada tanggal 14 Juli 2021 atau kurang lebih pelaksanaan pekerjaan selama 1 bulan. Untuk mengejar hasil pekerjaan dan agar selesai tepat pada waktunya maka Satgas TMMD sudah memulai pekerjaan masing-masing pada masa pra TMMD dengan jangka waktu 2 minggu sebelum pembukaan TMMD ke -111.

Kegiatan TMMD ke-111 yang dilaksanakan tersebut tentunya akan memberikan kenangan dan kesan tersendiri bagi masyarakat yang berada di daerah sasaran TMMD termasuk yang palin berkesan ialah warga masyarakat di Desa Mabar Kecamatan Bangun Purba Deli Serdang.

Masyarakat yang semula terisolir terlebih pada masa penghujan kini sudah mulai menikmati hasil dari program TMMD di Desa mereka yang dapat menghubungkan satu daerah dengan daerah lain termasuk berbagai pembangunan serta rehab berbagai infrastruktur umum masyarakat.

Rehab RLTH

Salah satu yang sangat menyentuh hati masyarakat berkat TMMD ke -111 selain pembangunan infrastruktur ialah kegiatan rehabilitasi rumah warga yang sebenanrnya bila kita melihat pekerjaan yang dilaksanakan lebih mengarah kepada pembangunan ulang rumah warga tidak layak huni atau lebih dikenal dengan RTLH.

Belasan tahun lamanya Mustar Nasution terus berupaya membangun rumah tinggal keluarganya agar lebih layak huni. Namun apa daya, ketiadaan biaya memaksa ayah tiga orang anak itu untuk memendam dalam-dalam keinginannya tersebut.

Mustar pun hanya bisa pasrah mengelus dada melihat anak dan istrinya tinggal berdesak-desakan di gubuk reot berdinding tepas beratapkan seng yang bocor di sana-sini. Meski sangat tidak nyaman, namun di gubuk derita itulah keluarga Mustar Nasution berlindung dari panas, hujan dan dinginnya malam. Tapi sejak awal Juni 2021 lalu, terjadi perubahan drastis dalam kehidupan keluarga sederhana ini.

Gubuk reot mereka berganti menjadi bangunan permanen yang dindingnya dicat warna hijau. Atap sengnya juga baru, begitu juga pintu, jendela dan kamar mandi. Semuanya serba baru dan tampak kokoh.

“Nyaris saya kehilangan harapan untuk bisa membangun rumah ini. Tapi semuanya berubah seketika saat bapak-bapak tentara itu datang ke dusun kami sebulan yang lalu,” ucap Mustar Nasution dengan nada gembira.

Kediamaan Mustar Nasution merupakan satu dari enam rumah di wilayah Desa Mabar yang menjadi sasaran rehabilitasi RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 TA 2021 Kodim 0204/Deliserdang. Kegiatan pembangunan rehabilitasi RTLH ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan tersedianya pelayanan perumahan yang layak huni bagi penduduk miskin agar hidup lebih sejahtera.

Buka Jalan

Laman: 1 2 3

Berita Terkait