Netizen Protes, Bandingkan Salat Id dengan Kerumunan di Mal

  • Whatsapp
Netizen Protes, Bandingkan Salat Id dengan Kerumunan di Mal
Netizen Protes, Bandingkan Salat Id dengan Kerumunan di Mal (internet)

digtara.com – Pemerintah secara resmi menyatakan pelaksanaan salat id di masjid maupun di lapangan sebaiknya ditiadakan. Bandingkan Salat Id dengan Kerumunan

Bahkan, ada sebagian Pemerintah Kota (Pemko) di tanah air yang meniadakan atau melarang salat id digelar. Hal ini karena kondisi pandemic Covid-19 yang masih berstatus zona merah.

Namun sejak larangan atau peniadaan tersebut dikeluarkan, berbagai tanggapan muncul terutama di media sosial.

Muat Lebih

Banyak juga netizen yang membandingkan kebijakan larangan salat id di masjid dan lapangan dengan pengunjung mal yang terus ramai dan padat jelang akhir Ramadan.

Misalnya saja salah satu akun media sosial yang kemudian ramai dikomentari netizen @palembangsumsel2020.

Ia menyatakan kekecewaan karena harus melewatkan momen salat idul fitri yang hanya terjadi sekali setahun namun mal-mal tetap ramai.

“Mudik okelah dilarang tapi shalat ied kan biso ikutin protokol kesehatan dan wajib pakek masker, tembak suhu dan wajib dari rumah ambek wudhu biar dak ado antrian, tidak ada berjabat tangan jugo,”
Sekali dalam setahun lho salat ied ini
Mall penuh sesak dalam beberap hari ini, tanpa ada jarak
Mimin mewakili followers mengutarakan ungkapan itu..
Mohon maaf lahir dan batin kalo ado salah,”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan