Kronologi FUI Bubarkan Acara Kuda Lumping Hingga Bentrok di Medan

  • Whatsapp
kuda lumping
FUI membubarkan atraksi kuda kepang di Medan (suara/digtara)

digtara.com – Sebuah video menunjukkan keributan sekelompok orang dari organisasi Forum Umat Islam (FUI) dengan masyarakat saat pertunjukan kuda lumping (kuda kepang, red) viral di media sosial.

Kejadian terekam di Jalan Merpati Kelurahan Sei Sikambing B Kecamatan Medan Sunggal, pada Jumat (2/4/2021) sore.

Salah seorang warga bernama Herman (52) mengatakan, kuda kepang itu diundang oleh warga sekitar dalam rangka menyambut bulan Ramadan. Warga juga mengadakan dapur umum untuk acara makan bersama.

Muat Lebih

“Acara kuda kepang terjadi jam 16.00 WIB, setelah setengah enam (17.30 WIB) masuk ormas,” katanya, kepada suara.com – jaringan digtara.com, Kamis (8/4/2021).

Kedatangan ormas FUI yang dipimpin oleh Kepala Lingkungan IX bernama Saiin untuk membubarkan pertunjukan kuda kepang, karena dianggap melanggar protokol kesehatan (prokes). Namun, yang membuat warga heran mengapa kepling datang membawa-bawa ormas.

“Di situ ada kepling IX Jalan Merpati, mengapa memakai pakaian ormas. Kalau dia pakai baju biasa, panggil masyarakat sekitar, bisa bilang tolonglah bubar masa pandemi, kalau ada apa-apa nanti aku sebagai Kepling aku yang kenak, kan enak ngomong nya,” kata Herman.

Bila dibicarakan dengan baik-baik, kata Herman, maka warga akan mengerti dan terhindar dari percekcokan.

“Nanti orang kuda kepang sama masyarakat membantah atau melawan dia, lawan orang Merpati (warga) ini kan pemerintah, kan gak bisa kita lawan pemerintah,” katanya.

Anak Saya Diludahi

Miskomunikasi terjadi antara masyarakat dengan kepling dan rombongan ormas FUI semakin memanas.

“Pertamanya adu mulut, terus divideokan dan puncak kericuhan itu setelah dia (kepling) meludahi anak ku, di situ orang (warga sekitar) mau menghajar dia termasuk menantuku, saya larang (jangan memukul),” kata Herman.

Pasca video ini viral, pihak kepolisian melakukan penyelidikan. Putrinya bernama Widia (25) akhirnya diarahkan untuk membuat laporan oleh polisi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

2 Komentar