Begini Cara Ihsan, Selamat dari Ambruknya Jembatan Gantung di Labuhanbatu

Jumat, 14 Desember 2018 16:37
Ihsan seorang korban selamat ambruknya jembatan gantung i Desa Tebing Linggahara Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Jumat (14/12/2018)
Ihsan seorang korban selamat ambruknya jembatan gantung i Desa Tebing Linggahara Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Jumat (14/12/2018)

LABUHANBATU – Ihsan hanya bisa beryukur , saat ia berhasil selamat dari ambruknya jembatan rambin (jembatan gantung) di Desa Tebing Linggahara Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Jumat (14/12/2018)

Saat kejadian, ia sedang melintas di atas jembatan tersebut bersama warga lainnya. Namun, kejadian horor tiba-tiba saja terjadi saat sebuah batang kayu besar menghantam badan jembatan tersebut.

Ia bersama beberapa warga lainnya yang berada di jembatan tersebut pun langsung terjatuh. Beruntung saat itu, ia berhasil memegang besi jembatan dan langsung berenang menyelamatkan diri

“Ada 10 orang di atas jembatan itu, tiba-tiba saja ada kayu menghantam jembatan dan langsung tumbang jembatan itu. Saat terjatuh aku langsung panik, ada nampak besi dan langsung ku pegang dan ada nampak kayak besi besar ada lubangnya langsung masuk aku ke dalam dan langsung tertulak (terdorong),” ceritanya kepada wartawan

Petugas Kepolisian dan BPBD mengevakuasi seorang wanita yang menjadi korban ambruknya jembatan gantung
Petugas Kepolisian dan BPBD mengevakuasi seorang wanita yang menjadi korban ambruknya jembatan gantung

Saat itu, dilihatnya ada beberapa warga yang hanyut saat jembatan tersebut ambruk. Namun karena suasanan panik yang dialaminya, ia tidak sempat menyelamatkan warga yang hanyut.


Petugas Kepolisian dan BPBD mengevakuasi seorang warga yang menjadi korban ambruknya jembatan gantung

“saat itu, aku hanya bisa menyelamatkan diri sendiri karena suasana panik,” ucapnya
Sebelumnya, berdasarkan video amatir, tampak warga memaksa untuk melintasi jembatan gantung di Desa Tebing Linggahara yang sudah dalam kondisi miring dan hampir putus.

Saat itu karena derasnya air dan banyaknya sampah yang menyangkut di bawah jembatan dan ditambah dengan dihantam dengan batang kayu besar, seketika itu jembatan yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Bilah Barat putus.

Warga yang sedang melintas jembatan sepanjang seratus meter itu pun spontan terjun dan terseret arus deras Sungai Bilah.

BPBD Labuhanbatu menyisir sungai untuk mencari para korban ambruknya jembatan gantung di Desa Tebing Linggahara Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Jumat (14/12/2018)

Kepala BPBD Labuhanbatu, Sofyan Hasibuan mengatakan sejauh ini, 12 warga yang menjadi korban hanyut sudah berhasil dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan.

“Meski sudah ada 12 orang yang sudah kita evakuasi, kami (BPPBD) masi terus melakukan pencarian di sungai untuk memastikan tidak ada korban hanyut lagi akibat jembatan rambin putus,” ucapnya

Berita Terkait