Untuk Pemulihan Ekonomi, Menko Airlangga Salurkan KUR di Sumut

Kamis, 09 September 2021 22:21
ist
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wagub Sumut Musa Rajekshah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM di Ballroom Hotel JW Marriot Jalan Putri Hijau Medan, Kamis (9/9/2021).

digtara.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM di Sumut, di Ballroom Hotel JW Marriot Jalan Putri Hijau Medan, Kamis (9/9/2021). Menko Airlangga Salurkan KUR di Sumut

Pada pertemuan bertajuk ‘Optimalisasi Penyaluran KUR Klaster Dalam Meningkatkan Kesejahteraan dan Pemulihan Ekonomi Sumatera Utara’ tersebut, KUR yang disalurkan hingga September 2021 sebesar Rp 8,38 triliun kepada 210.340 debitur.

Penyaluran kredit ini mencakup sektor perdagangan sebesar 63,33%, sektor pertanian  37,51% dan sektor jasa 12,79%.

Khusus Kota Medan, sampai 7 September 2021 telah disalurkan KUR sebesar Rp1,1 triliun dengan diberikan kepada 5.029 debitur, mencakup sektor perdagangan 63,1%, jasa 26% dan sektor industri pengolahan 6,5%.

“Pemerintah telah menyalurkan KUR dengan plafon sebesar Rp 285 triliun, dan ini meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp 193 triliun, dengan tingkat suku bunga sebesar 3%,” kata Menko Airlangga Hartarto.

Disampaikannya, nasabah yang akan melakukan akad kredit  dengan limit pinjaman maksimal Rp 100 juta  tidak perlu menyerahkan agunan kepada kreditur, serta diberikan masa tenggang pembayaran kredit (Grace Period) selama enam bulan, bagi debitur yang baru melakukan transaksi keuangan.

“Ini untuk menghindari pinjaman ke rentenir, jadi dipastikan tidak ada satupun rentenir  yang berani memberikan pinjaman dengan tingkat suku bunga 3%,” tegasnya.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait