Tambah Listrik 3.976 MW, Pemerintah Investasikan Dana USD 12,04 Miliar

Jumat, 11 Januari 2019 07:17
Pemerintah menginvestasikan dana senilai USD 12,04 Miliar untuk proyek tambahan listrik di 2019 (ilustrasi/ist)

digtara.com | JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapan investasi senilai USD 12,04 miliar atau sekira Rp.169,7 triliun (kurs 14.100 per USD) untuk proyek kelistrikan di tahun 2019.

Dengan nilai investasi itu, diharapkan produksi listrik dalam negeri dari pembangkit listrik terpasang di tahun 2019 dapat bertambah sebanyak 3.967 megawatt (MW) menjadi 66.565,71 MW.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andy Noorsaman Sommeng mengatakan, dana investasi itu nantinya akan dibangunkan pembangkit baru, setelah itu infrastruktur transmisi dan distribusi, lalu gardu induk.

“Tahun 2018 lalu kita sudah berhasil merealisasikan kapasitas listrik terpasang hingga mencapai 62.589,71 MW. Tahun ini dengan investasi yang kita siapkan, target kita bisa 66.565,71 MW atau 66,5 gigawatt (GW),”ujar Sommeng seperti dilansir Okezone, Jumat (11/1/2019).

Sommeng menjelaskan, hingga 15 Desember 2018 lalu, proyek pembangkit yang sudah Commercial Operation Date (COD) alias beroperasi adalah sebesar 8%. Sedangkan yang sudah sampai tahap konstruksi adalah sebesar 52%.

“Sampai 15 Desember proyek pembangkit yang masuki COD 8%. Memang COD baru 8% tapi konstruksi 52% dan PPA sudah 32%,” jelasnya.

[OKZ/AS]

Berita Terkait