Resmi Merger, Indosat dan Tri Indonesia Jadi Operator Seluler Terbesar Kedua

Jumat, 17 September 2021 07:00

digtara.com – PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) dengan PT Hutchison 3 Indonesia (H3I) atau Tri Indonesia sudah resmi menjadi satu perusahaan atau merger. Perusahaan bernama PT Indosat Oredoo Hutchison Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) itu bakal jadi operator seluler terbesar kedua di Indonesia.

“Manajemen memperkirakan pendapatan perusahaan tembus US$3 miliar per tahun,” Managing Director of Ooredoo Group Aziz Aluthman Fakhroo, Kamis (16/9/2021).

Perusahaan, jelas Fakhroo, memperkirakan rasio proses (run rate) tahunan sinergi sebelum pajak akan mencapai US$300 juta-US$400 juta dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

Meski merger perusahaan ini akan tetap melantai di bursa saham Indonesia. Komposisi pemegang sahamnya adalah pemerintah Indonesia memiliki 9,6% saham, PT Tiga Telekomunikasi Indonesia memiliki 10,8% saham, dan pemegang saham publik lainnya memiliki kira-kira 14,0% saham.

Ooredoo Group menguasai 65 persen saham di perusahaan hasil merger. Artinya, Ooredoo menjadi pemegang saham pengendali.

“Kesepakatan ini adalah suatu langkah besar untuk mencapai visi kami bersama dalam menciptakan nilai yang luar biasa untuk para pelanggan dan pemegang saham lewat penggabungan dua perusahaan telekomunikasi terdepan Indonesia untuk melahirkan perusahaan nomor dua yang lebih kuat di Indonesia,” papar Fakhroo.

Sementara, Group Co-Managing Director of CK Hutchison Holdings Canning Fok mengatakan transaksi ini memiliki nilai tambah untuk pemegang saham dan pemangku kepentingan lain.

“Indosat Ooredoo Hutchison akan berada pada posisi yang dapat mempercepat laju pembangunan dan perkembangan jaringan untuk mendukung agenda digital pemerintah Indonesia,” pungkas Fok.

Laman: 1 2

Berita Terkait