Petani Menjerit Soal Harga Pupuk, DPRD Tapsel Malah Bungkam

Jumat, 19 November 2021 13:00

digtara.com – Terkait keluhan petani akibat langka dan mahalnya harga pupuk bersubsidi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), hingga kini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat masih bungkam..

Harga pupuk urea subsidi pemerintah di Tapsel harganya melambung tinggi dalam beberapa bulan terakhir. Masalah ini sudah dikeluhkan petani. Namun DPRD Tapsel belum memberikan komentar terkait itu.

Harga pupuk yang biasanya dibanderol 140 ribu rupiah per zak ukuran 50 kg ke kelompok tani, namun saat ini naik menjadi 200 ribu rupiah.

Pupuk NPK Komplit naik 3 ribu rupiah per kilogram dari 13 ribu menjadi 16 ribu rupiah. Pupuk NPK dari 10 ribu rupiah menjadi 14 ribu rupiah perkilogram. NPK naik dari 10 ribu rupiah menjadi 14 ribu rupiah perkilogram.

Baca: Harga Pupuk Melambung, Bupati Tapsel Dinilai Gagal Stabilkan Harga

Ketua Masyarakat Analisis Transparansi Anggaran (Mata) Sumatera Utara (Sumut) Achmad Yani, menyesalkan sikap DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan yang tidak merespon kebutuhan dasar petani tersebut.

Laman: 1 2

Berita Terkait