Permintaan Dari China Meningkat, Harga Ekspor Karet Naik ke USD1,32 Per Kilogram

  • Whatsapp
Permintaan Dari China Meningkat, Harga Ekspor Karet Naik ke USD1,32 Per Kilogram
Ilustrasi: Kegiatan Ekspor Karet (Internet)

digtara.com – Harga ekspor komoditi karet jenis SIR/TSR 20 mengalami kenaikan menjadi 1,32 dolar Amerika (USD) per kilogram.

Sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo), Edy Irwansyah mengatakan, kenaikan ini didorong oleh meningkatnya permintaan karet di pasar internasional. Khususnya dari China.

“Harga karet untuk kontrak Oktober 2020 di bursa Singapura pada posisi 10 September 2020 misalnya naik 5,41 sen dolar AS atau 1,32 dolar AS per kg,” ujar Edy, Jumat (11/9/2020).

Muat Lebih

BACA JUGA: Terdampak Pandemi Covid-19, Realisasi Ekspor Karet Sumut Merosot Hingga 11 Persen

Edy memprediksi, harga ekspor ini masih akan terus membaik hingga akhir tahun. Optimisme itu didorong naiknya permintaan setelah industri karet sempat terganggu akibat Covid-19 sejak Februari 2020 lalu. Setidaknya peningkatan akan terjadi untuk memenuhi stok industri hingga awal 2021.

“Tapi memang jika dilihat secara tahunan, total ekspor karet Sumut Januari-Agustus 2020 masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” tukasnya.

BACA JUGA: Produksi Berkurang, Pabrik Karet di Sumut Berencana Rumahkan Karyawan

Penurunan ekspor akibat terdampak pandemi COVID-19 kata Edy, membuat kinerja perusahaan terganggu dan termasuk gangguan pengapalan/ekspor.

Baru sejak Juni, permintaan karet meningkat khususnya dari RRT (Republik Rakyat Tiongkok) meningkat,” tutupnya

[AS]

 

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel YoutubeDigtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

 

Permintaan Dari China Meningkat, Harga Ekspor Karet Naik ke USD1,32 Per Kilogram

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar