Penutupan Sesi I, IHSG Melorot 0,48 Persen

  • Whatsapp
Covid-19 Merajalela, IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah
Ilustrasi: Pergerakan Harga Saham di Bursa Efek Indonesia. (Internet)

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini di zona merah. Hingga akhir perdagangan sesi I, Senin (10/12), IHSG turun 29,41 poin atau 0,48% ke level 6.096,95.

Delapan sektor menutup perdagangan sesi I di area negatif. Penurunan terbesar tampak pada sektor aneka industri sebesar 1,39%. Sektor industri dasar melemah 0,98%. Sektor manufaktur turun 0,64% dan sektor infrastruktur tergerus 0,51%.

Dua sektor masih menguat di tengah pelemahan indeks. Sektor perkebunan menguat 0,50%. Sedangkan sektor pertambangan naik tipis 0,01%.

Muat Lebih

Total volume transaksi bursa mencapai 5,01 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,12 triliun. Sebanyak 237 saham turun harga. Ada 134 saham naik dan 117 saham bergerak mendatar.

Top losers LQ45 hingga siang ini adalah:

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) -3,98%
PT Adhi Karya Tbk (ADHI) -2,46%
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) -2,29%
Top gainers LQ45 terdiri dari:

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) 4,17%
PT Elnusa Tbk (ELSA) 2,47%
PT Adaro Energy Tbk (ADRO) 1,15%

Investor asing mencetak penjualan bersih Rp 290,81 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 126,9 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 30,5 miliar, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 27,1 miliar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing aalah PT MNC Land Tbk (KPIG) Rp 10,6 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 8,4 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 6,5 miliar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan