Libur Naturu, Penumpang Bus Alami Lonjakan 40 Persen

Selasa, 25 Desember 2018 15:18

digatara.com | MEDAN – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Naturu) lonjakan penumpang yang menggunakan jalur darat masih terus terjadi. Hal tersebut dapat terlihat dibeberapa tempat, seperti loket bus PT RAPI (Raja Perdana Inti) yang berada di Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Menanggapi hal tersebut, Mandor bus PT RAPI, S Simarmata mengatakan, untuk musim libur Natal dan Tahun Baru ini, terjadi lonjakan penumpang berkisar 40% dari hari-hari biasanya. Jika hari biasa ada 20 bus berangkat dan 25 bus yang tiba, namun sekarang meningkat menjadi 28 bus yang berangkat dan sekitar 33 bus yang tiba.

“Ada 40% peningkatan bus yang berangkat dan tiba dari daerah. Lonjakan didominasi penumpang yang tiba dari sejumlah daerah menuju Medan, seperti Jambi, Pekanbaru, Kerinci, Prabumulih dan Air Molek,” ujar Simarmata saat ditemui, Senin (25/12/2018) siang.

Simarmata menjelaskan, lonjakan penumpang mulai terlihat sejak 17 Desember kemarin. Dia memperkirakan lonjakan penumpang masih akan terus terjadi hingga 2 minggu setelah Tahun Baru 2019. Hal itu, kata Simarmata, disebabkan karena para penumpang yang merayakan Natal dan Tahun Baru di Medan, akan kembali lagi ke daerah masing-masing.

“Di hari biasa ada sekitar 600 penumpang yang berangkat dan sekitar 650 penumpang yang tiba. Saat ini lonjakannya hampir sama dengan libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya. Ada sekitar 1.000 penumpang yang berangkat dan sekitar 1.100 penumpang yang tiba,” sebut Simarmata.

Untuk mengakomodir lonjakan penumpang kali ini, PT RAPI juga menyiagakan 5 bus cadangan jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Selain itu, PT RAPI juga meyakinkan karyawannya untuk memberikan kenyamanan bagi para penumpang.

“Kita tekankan kepada karyawan ntuk memberikan pelayanan yang baik dan mengutamakan kepentingan penumpang. Tahun ini ada lima armada yang kita siapkan sebagai cadangan,” sebut Simarmata.

Simarmata juga menekankan kepada para sopir untuk tidak ugal-ugalan di jalan, demi keamanan para penumpang sampai dengan selamat di tempat tujuan. Sejumlah sopir juga sudah dilakukan tes urine di beberapa terminal dan sejuah ini hasilnya negatif.

Untuk memberikan pelayanan kepada penumpangnya, jasa pengangkutan umum yang sudah beroperasi sejak puluhan tahun ini selalu mengontrol mesin di setiap armadanya.

“Ada sekitar 80 lebih unit bus kita. Setiap bus selalu dikontrol kekuatan mesinnya oleh para mekanik. Itu kita lakukan untuk mengantisipasi agar bus tidak rusak saat ingin mengantarkan penumpang ke kota tujuan,” tukas Simarmata.

Sementara itu, Rita Rangkuti, salah satu penumpang yang baru tiba dari Provinsi Jambi mengatakan, dia dan keluarganya selalu menggunakan bus PT RAPI saat akan merayakan Natal dan Tahun Baru di Kota Medan. Selain ketepatan waktu berangkat, menurutnya bus PT RAPI juga jarang yang bermasalah (rusak) di jalan.

“Iya, dari tahun ke tahun selalu naik RAPI kalau mau ke Medan, begitu juga waktu balik ke Jambi. Tahun ini saya bersama suami dan anak merayakan Natal dan Tahun Baru di Medan. Pelayanan bus RAPI bagus menurut saya,” pungkas Rita.

Berita Terkait