Jalur Layang Beroperasi, Trafik KA Bandara Kualanamu Bertambah Jadi 50 Perjalanan

Senin, 02 Desember 2019 13:12
Ilud Siregar, Manager Humas PT KAI Sumut (digtara)

digtara.com | MEDAN – PT Kereta Api Indonesia menambah jadwal perjalanan kereta api (KA) Bandara dari Stasiun Besar Medan menuju Bandara Kualanamu, dari 48 perjalanan menjadi 50 perjalanan sehari.

General Manager PT KAI Sumut M Ilud Siregar mengatakan, penambahan itu sesuai dengan diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2019. Gapeka tersebut sesuai Keputusan Menteri Perhubungan yang diberlakukan sejak 1 Desember 2019.

“Meski ada penambahan trafik perjalanan KA (kereta api) bandara dan perubahan jadwal keberangkatan KA lainnya. Operasional KA di Divre I Sumut dengan Gapeka 2019 berjalan lancar,” ujar Ilud seperti dilansir Antara, Senin (2/12/2019)

Menurut dia, penambahan trafik KA Bandara Kualanamu itu didorong karena sudah semakin lancarnya perjalanan setelah ada jalur layang.

“Untuk perjalanan KA lainnya di Gapeka 2019 ada sebanyak 40 perjalanan. Dari perjalanan KA Sribilah, Putri Deli, Siantar Ekspres, Sri Lelawangsa, dan Cut Meutia,” katanya.

Menurut Ilud, tidak ada masalah serius dalam operasional KA di Sumut dalam menjalankan Keputusan Menhub Nomor KP 1781 Tahun 2019 tentang Gapeka itu.

Penetapan Gapeka 2019 tersebut menggantikan Gapeka 2017 yang sebelumnya digunakan oleh KAI.

 

MEMENUHI KEBUTUHAN PELANGGAN

Ilud menjelaskan, Gapeka 2019 dibuat untuk memenuhi aspirasi dan kebutuhan pelanggan akan layanan kereta api yang dapat diandalkan.

Penggantian Gapeka dilakukan karena sejak 2017 terjadi begitu banyak perkembangan perkeretaapian, seperti pengoperasian jalur ganda lintas selatan Jawa dan Sumatera.

Selain itu, penambahan Lintas Baru seperti LRT Sumatera Selatan dan penambahan stasiun, kecepatan prasarana, dan penetapan perjalanan KA baru.

KAI, ujar Ilud, dalam menentukan kebijakan perusahaan selalu berorientasi kepada kepuasan pelanggan. Dengan harapan semakin banyak masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api.

“Penggunaan Gapeka 2019 bukan hanya mengubah jadwal perjalanan KA, tetapi juga mengubah waktu tempuh perjalanan, perpanjangan relasi KA, dan termasuk adanya kereta api baru,” katanya.

Dia memberi contoh perubahan jadwal keberangkatan KA yakni KA U43 Sribilah relasi Rantauprapat-Medan dari semula berangkat pukul 07.20 WIB dan tiba di Medan pukul 13.15 WIB menjadi berangkat pukul 07.40 WIB dan tiba di Medan pukul 13.27 WIB.

[AS]

Berita Terkait