IHSG Diprediksi Menguat Pagi Ini

Selasa, 15 Januari 2019 08:29

digtara.com | JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini di area negatif. IHSG turun 26,35 poin atau 0,40% ke level 6.336 pada perdagangan Senin (14/1/2019).

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji menyebut, berdasarkan indikator, MACD masih berada di area positif. Sementara itu, RSI sudah berada di area netral. Terlihat pola upside gap tasuki candlestick pattern yang mengindikasikan adanya penguatan. “Pergerakan IHSG berpeluang menuju ke area resistance,” kata Nafan

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.305 hingga 6.275. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki kisaran pada 6.363 hingga 6.390. Adapun sejumlah rekomendasi saham yang disertakan sehingga dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:

1. ASII

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 7.975–8.200, dengan target harga secara bertahap di level 8.300, 8.425, 8.725 dan 9.025. Support: 7.975 & 7.825.

2. BBCA

Terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 25.475–26.025, dengan target harga secara bertahap di level 26.250, 26.750, 27.125 dan 28.775. Support: 25.475 & 24.775.

3. HMSP

Pergerakan harga akan menguji garis MA 20 dan MA 60 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. “Buy on Weakness” pada area level 3.710–3.760, dengan target harga secara bertahap di level 3.840, 3.880, 3.920, 4.020 dan 4.130. Support: 3.760, 3.710 & 3.670.

4. SMGR

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 11.375–11.575 dengan target harga secara bertahap di level 11.700, 12.050 dan 12.375. Support: 11.375 & 11.275.

5. TRAM

Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 180–183, dengan target harga secara bertahap di level 185, 200 dan 216. Support: 179 & 174.

6. WSBP

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 380–384, dengan target harga secara bertahap di level 388, 398, 410 and 420. Support: 380 & 376.

Berita Terkait