Dolar Turun, Harga Perangkat Komputer di Medan Bertahan Tinggi

Jumat, 11 Januari 2019 16:31

digtara.com | MEDAN – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika terus mengalami penguatan dalam beberapa pekan terakhir. Jika sebelumnya nilai rupiah terhadap dolar bertahan di angka Rp. 15 ribu, kini turun menjadi hanya sekira Rp.14.100 per dolar Amerika.

Namun penurunan itu belum diikuti dengan penurunan harga sejumlah komoditas impor, seperti halnya perangkat komputer.

Pantauan digtara.com di sentra penjualan perangkat komputer di Jalan Merak Jingga, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, harga perangkat komputer masih belum mengalami penurunan. Para pedagang masih menahan harga karena khawatir nilai tukar dolar kembali menguat.

“Kalau perangkat kerasnya tidak terlalu berpengaruh. Kita belum berani turunkan karena takut dolar kembali menguat dan kita enggak bisa beli lagi. Kalau pun ada penurunan, itu di aksesoris seperti flashdisk. Harganya berkisar Rp.80 ribu hingga Rp.200 ribu. Turun Rp.10 ribu, biasanya dari sebelumnya,”sebut Zulfikri, salah seorang pengusaha komputer di Jalan Merak Jingga, Jumat (11/1/2019).

Zulfikri lebih lanjut mengatakan, ia dan para pengusaha lainnya sadar, harga tinggi yang mereka pertahankan telah membuat omzet mereka berkurang. Kendati demikian, langkah itu harus tetap diambil agar modal mereka tak tergerus.

Oleh karena itu, mereka berharap pemerintah dapat mengambil kebijakan maupun langkah strategis jangka panjang, guna menstabilkan nilai tukar rupiah.

“Bisnis perangkat komputer memang sangat terkait dengan dolar, karena memang hampir semuanya impor. Maka dari itu bisnis ini butuh kestabilan nilai tukar. Kalau harga naik enggak masalah asalkan stabil. Pembeli juga akan datang lagi kalau harga stabil,”tandasnya.

[Kartik/AS]

Berita Terkait