Dolar AS Menguat, Harga Emas Spot Merosot 4,48% dalam Sepekan

  • Whatsapp
Harga Emas di Pegadaian 25 September
Ilustrasi: Logam Mulia (Internet)

digtara.com – Dalam sepekan, harga emas merosot 4,48% dari posisi US$ 1.950,86 per ons troi di akhir pekan lalu. Di mana harga emas turun lagi menjelang akhir pekan ini. Pada Jumat (25/9) pukul 22.11 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.863,45 per ons troi. Harga Emas Spot Merosot

Harga emas ini turun 0,25% ketimbang penutupan perdagangan kemarin. Penurunan harga emas ini mencapai penurunan mingguan paling tajam dalam enam pekan terakhir.

Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu penyebab pelemahan harga logam mulia ini.

Muat Lebih

“Kami melihat penurunan minat risiko yang biasanya menguntungkan emas, tapi kali ini tidak,” kata Craig Erlam, analis OANDA kepada Reuters.

Risk-off saat ini justru menguntungkan dolar AS yang merupakan safe haven lainnya. Erlam bahkan mengatakan level US$ 1.800 per ons troi bisa tercapai dalam waktu dekat.

Baca: Harga Emas di Pegadaian 26 September 2020 Antam dan UBS

Harga emas melemah meski pasar saham juga cenderung turun pada pekan ini. Kabar bahwa Partai Demokrat tengah memproses stimulus US$ 2,2 triliun setelah pejabat Federal Reserve mendesak tambahan stimulus fiskal menjadi salah satu penopang kurs dolar AS.

Georgette Boele, analis ABN Amro mengatakan bahwa harga emas sudah terlalu tinggi dan terus menguat sejak awal tahun. Alhasil, kecil kemungkinan adanya investor baru yang mengoleksi emas.

Baca: Dipengaruhi PSBB Jakarta, Rupiah Melemah ke level Rp 14.913 per dolar AS

Sementara indeks dolar melesat di pekan ini. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ini berada di 94,72, menguat 1,93% dalam sepekan terakhir. [kontan]

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

Dolar AS Menguat, Harga Emas Spot Merosot 4,48% dalam Sepekan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan