Bursa Asia Dibuka Melemah, Rekor Kasus Virus Korona Jadi Penyebab

Jumat, 10 Juli 2020 09:00
Internet
Ilustrasi: Pergerakan Harga Saham di Bursa

digtara.comBursa Asia dibuka melemah setelah lonjakan kasus virus corona yang menambah kekhawatiran terhadap pemulihan ekonomi global. Bursa Asia Dibuka Melemah

Jumat (10/7/2020) pukul 08.22 WIB, indeks Nikkei 225 turun 96,20 poin atau 0,43% ke 22.433,09, indeks Hang Seng juga turun 278,38 atau 1,06% ke 25.931,78. Berbeda indeks Taiex naik 41,01 poin atau 0,34% ke 12.233,70.

Sedangkan, indeks Kospi turun 19,70 poin atau 0,91% ke 2.148,20 dan indeks ASX 200 turun 26,26 poin atau 0,44% ke 5.929,20.

Sementara itu, FTSE Malaysia turun 6,65% atau 0,42% ke 1.576,60. Sedangkan Straits Times hari ini tutup karena ada pemilihan umum.

Pergerakan bursa saham di kawasan memang cenderung melemah. Sejalan dengan indeks Dow Jones dan S&P 500 yang ditutup koreksi sekitar 1%.

Pergerakan negatif pada bursa saham terjadi setelah adanya rekor kasus baru virus corona di sejumlah negara. Selain Amerika Serikat (AS), Brasil dan Meksiko pun mencetak rekor tambahan virus corona baru.

Baca: IHSG Diprediksi Bertahan, Ini 8 Saham yang Wajib Dipantau Hari Ini

Hal ini membuat kekhawatiran bahwa kebijakan penguncian akan kembali dilakukan dan akhirnya mengganggu pemulihan ekonomi global. Di sejumlah negara bagian AS pun, sudah dilakukan penutupan tempat bisnis guna menghadang penyebaran Covid-19. [kontan]

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

Berita Terkait