Begini Cara Pengusaha Kuliner Hadapi New Normal Agar Tak Bangkrut

  • Whatsapp
Begini Cara Pengusaha Kuliner Hadapi New Normal Agar Tak Bangkrut
Ilustrasi: Quick Serve Retail (Internet)

digtara.com – Para pengusaha dituntut untuk terus berinovasi guna mempertahankan bisnisnya dalam meng-hadapi kebiasan baru (New Normal) di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini. Baik itu inovasi produk maupun inovasi layanan.

Untuk inovasi produk, tentunya terus dilakukan untuk menyesuaikan diri keinginan konsumen. Namun yang spesial pada saat ini adalah melahirkan inovasi layanan yang dapat menyesuaikan dengan prokotol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah dalam rangka New Normal atau adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi covid-19.

Sejumlah perusahaan bisnis waralaba di bidang kulilner seperti F&B (Food & Beverage) mulai menjalankan strategi bisnis yang tidak biasa.

Bacaan Lainnya

CEO & Owner Solomon Utama Kama Sulaiman mengatakan, pelaku usaha tidak boleh hanya sekadar berharap bahwa semua akan kembali normal seperti pre-Covid-19.

“Kita harus bisa fleksibel dan beradaptasi untuk market new normal,” beber Kama seperti dilansir Okezone, Sabtu (18/7/2020).

Kama menjelaskan, saat ini konsep Quick Serve Retail (QSR) paling diminati di dunia usaha kuliner. Karenanya, konsep ini dianggap memenuhi syarat higenis dan physical distancing, sesuai saran pemerintah RI.

“QSR adalah masa depan F&B, konsep yang man-power rendah, biaya operasional rendah dan berpeluang tinggi,” katanya.

Konsep bisnis kuliner ini biasanya dipakai oleh pelaku kuliner yang menjual minuman kemasan kekinian. Anda hanya membutuhkan gerai kecil dan menjual minuman dengan konsep take away atau dibawa pulang.

Dengan konsep seperti ini, menurut Kama, pelaku usaha kuliner tetap mudah menjalankan protokol kesehatan, serta menjaga keselamatan.

[AS]

 

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan