Bank Indonesia launching klaster batik, Berharap dapat memperkuat identitas Sumut.

(Pengerajin sedang membatik kain di Gellery Ardhina Batik, Jl. Bersama Gg, Musyawara No2, Tembung , Sumatra utara. (Foto : Priatna / Digtara))

Medan – Program pengembangan Klaster Batik Sumatera Utara (Sumut) secara resmi diluncurkan oleh Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KpW) Sumut. Peluncuran dilakukan pada Jumat (14/12) kemarin.

Deputi Direktur Bank Indonesia KpW Sumut, Demina R Sitepu mengatakan, program bertujuan untuk mendukung terciptanya industri kreatif melalui pendekatan kelompok, Sehingga terciptanya peningkatan perekonomian masyarakat dan daerah.

“Pembinaan Klaster Batik Sumut dilakukan selama tiga tahun dengan beberapa tahapan, tahap pertama atau tahun pertama proses pembangunan. Di tahun kedua proses pengembangan, dan tahun ketiga proses kemandirian,” katanya.

Muat Lebih

Selanjutnya Proses pengembangan kluster dilakukan dari hulu ke hilir. Orientasi berfokus pada penyediaan akses bahan baku dan akses pasar yang mendukung perkembangan industri fesyen yang lebih kreatif.

Pjs Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Hilman Tisnawan menambahkan, produk Batik Sumut diharapkan mampu menembus pasar ekspor melalui pemanfaatan e-Commerce, guna mendukung pengelolaan traksaksi berjalan serta pengembangan ekonomi dan keuangan Indonesia.

“Dalam rangka mendorong perekonomian daerah, Bank Indonesia berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas UMKM,” ujarnya.

“Ke depan Bank Indonesia juga berharap klaster batik yang baru saja di-launching dapat memperkuat identitas Sumut. Dalam pengembangan wirausaha maupun mitra binaan, kami turut mendukung melalui fasilitasi pameran di berbagai even nasional maupun internasional,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan