Sabtu, 31 Januari 2026

Pekan Depan, Rupiah Berpotensi Melanjutkan Pelemahan

- Sabtu, 23 November 2019 01:41 WIB
Pekan Depan, Rupiah Berpotensi Melanjutkan Pelemahan

digtara.com | JAKARTA – Pada pekan terakhir bulan November Nilai tukar rupiah berpotensi melanjutkan pelemahan. Pekan ini, kurs rupiah spot melemah 0,11% ke Rp 14.092 per dolar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga:

Kurs tengah Bank Indonesia pun menunjukkan pelemahan rupiah 0,22% dalam sepekan ke Rp 14.100 per dolar AS. Belum adanya titik terang mengenai penyelesaian perang dagang AS dan China membuka peluang pelemahan rupiah berlanjut di pekan depan.

Menurut Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, kesepakatan dagang AS dan China akan molor dari jadwal karena China merespons negatif sikap pemerintah AS yang mendukung demonstran di Hong Kong.

Keputusan BI untuk menahan suku bunga acuan pada 5% tak mampu meredam pelemahan rupiah sepekan ini. “Pelaku pasar masih khawatir pada kondisi global dan membuat aset safe haven kembali meningkat, akhirnya rupiah cenderung melemah,” kata Josua, Jumat (22/11).

Kompak, Analis Valbury Asia Futures, Lukman Leong mengatakan suku bunga yang BI pertahankan di level 5% tidak berdampak signifikan pada pergerakan rupiah di pekan ini. Penyebabnya, sentimen perang dagang AS dan China lagi-lagi menyita perhatian pelaku pasar.

“Hingga pertemuan AS dan China dua pekan lagi, sentimen perang dagang masih mendominasi,” kata Lukman.

Selain dominasi pengaruh perang dagang, Josua mengatakan pelaku pasar juga menanti data pertumbuhan ekonomi AS periode kuartal III-2019. Pekan depan, rupiah akan kekurangan sentimen domestik karena tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Dia menilai rupiah masih akan tertekan di pekan depan. Apalagi di tengah ketidakpastian kondisi global, biasanya dolar AS akan lebih diuntungkan daripada rupiah. Tapi secara teknikal, kurs rupiah masih bisa bertahan atau menguat terbatas.

Dia memproyeksikan rupiah sepekan depan bergerak di rentang Rp 14.050 per dolar AS hingga Rp 14.150 per dolar AS. Kompak, Josua juga memproyeksikan rentang rupiah yang sama.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Prediksi Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 30 Januari 2026

Rekomendasi Saham dan Prediksi Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 30 Januari 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956

Komentar
Berita Terbaru