Harga Emas Global Kembali Meroket
Digtara.com | CHICAGO – Pada perdagangan hari ini kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya. Dolar AS turun 0,18% menjadi 98,17 pada perdagangan Selasa waktu setempat.
Baca Juga:
Pelemahan dolar mendongkrak harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange. Harga emas mengalami kenaikan karena indeks utama pasar saham turun dan dolar melemah.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD4,1 atau 0,27%, menjadi ditutup pada USD1.515,70 per ounce. Emas turun dua digit pada perdagangan Senin 19 Agustus, ketika indeks Dow Jones Industrial Average, S&P 500 dan Nasdaq naik tajam, bersama dengan sebagian besar indeks saham di seluruh dunia.
Ketika indeks acuan Wall Street mundur pada Selasa 20 Agustus, emas mengembalikan beberapa kerugiannya karena investor sekali lagi dipikat ke aset-aset safe haven, termasuk emas.
Asal tahu saja, ketika indeks dolar jatuh, emas berjangka biasanya naik karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.
Adapun logam mulia lainnya, sebut Xinhua, perak untuk pengiriman September naik 20,8 sen atau 1,23% menjadi ditutup pada USD17,144 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 4,0 dolar AS atau 0,47%, menjadi menetap pada USD852,80 per ounce.
Cek Harga Emas UBS dan ANTAM di Pegadaian Hari Ini Selasa 5 Mei 2026
Daftar Harga Emas UBS dan ANTAM di Gerai Pegadaian Hari Ini Senin 4 Mei 2026
Cek Harga Emas UBS dan ANTAM di Pegadaian Hari Ini Minggu 3 Mei 2026
ANTAM dan UBS Naik Lagi, Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Sabtu 2 Mei 2026
Kompak Naik! Cek Harga Emas ANTAM dan UBS di Pegadaian Hari Ini Jumat 1 Mei 2026