Wall Street Seret Bursa Asia ke Posisi Melemah

Kamis, 20 Desember 2018 10:37


digtara.com | JAKARTA – Bursa saham Asia ikut tertekan efek kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) yang menyebabkan koreksi pasar saham AS hingga tadi pagi. Kamis (20/12) pukul 8.29 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,84% ke 20.812.

Hang Seng turun 0,21% ke 25.810. Sedangkan Kospi terkoreksi 0,49% ke angka 1.068 dan Taiex turun 0,56% ke 9.728. Indeks ASX turun tipis 0,10% ke 5.575.

Indeks FTSE Malaysia turun 0,71% ke 1.643. Sedangkan Straits Times masih bertahan dengan penurunan hanya 0,02% ke 3.057.

“Selama ini perang dagang menjadi pusat perhatian. Tapi, saya melihat pengetatan moneter bertahap menjadi pendorong volatilitas pasar. Dengan utang dan belanja korporasi yang masih tinggi dan The Fed mulai mengurangi neraca, saya memperkirakan volatilitas akan berlanjut,” kata Bob Baur, chief global economist Principal.

Setelah menaikkan suku bunga 25 basis point, The Fed berpotensi menaikkan suku bunga dua kali lagi di tahun depan dan sekali lagi pada 2020.[WIN]

Berita Terkait