Terkait Polemik Plagiat di USU, Muryanto: Saya Tak Pernah Dimintai Klarifikasi

  • Whatsapp
Terkait Polemik Plagiat di USU, Muryanto: Saya Tak Pernah Dimintai Klarifikasi
Muryanto Amin (istimewa)

digtara.com – Rektor terpilih USU 2020, Muryanto Amin mengungkapkan dirinya tidak pernah dimintai klarifikasi saat proses penelusuran kasus plagiat. Walhasil, proses itu dianggap melanggar haknya sebagai orang yang terduga. Terkait Polemik Plagiat di USU

“Saya sangat menyayangkan bahwa proses pemeriksaan atau verifikasi yang dilakukan oleh Tim penelusuran tanpa meminta klarifikasi kepada pihak yang diduga,” tulis Muryanto Amin dalam surat jawaban atas putusan sanksi plagiat yang menimpa dirinya, Medan 15 Januari 2021.

Sebagai bagian, lanjutnya, dari masyarakat akademik semestinya dalam menemukan kebenaran harus dilakukan penelusuran dan pengumpulan data yang komprehensif sebelum membuat suatu kesimpulan.

Muat Lebih

Maka secara etik, mestinya Muryanto sebagai terlapor atau diduga dipanggil untuk melakukan klarifikasi agar Tim bisa mendapatkan informasi dua arah sebagai dasar pengambilan keputusan.

“Tim hanya melakukan persandingan dengan melakukan penghitungan secara kuantitatif terhadap tingkat kesamaan/kemiripan. Walhasil dugaan kemiripan/kesamaan tersebut terjadi sepihak,” katanya.

Baca: Terkait Dugaan Plagiat Rektor USU Runtung Sitepu, Ini Komentar MWA

Ia juga katakan proses penelusuran tidak objektif. Sebab tidak mempertimbangkan upaya pihaknya untuk menghindari terjadinya Self – Plagiarism.

“Proses pemeriksaan oleh Tim tersebut sama sekali tidak mempertimbangkan fakta-fakta yang sebenarnya terjadi,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan