Punya Utang Tapi Ingin Berkurban, Baca Ini Dulu

  • Whatsapp
Punya Utang Tapi Ingin Berkurban, Baca Ini Dulu
Ilustrasi: Hewan Kurban (Internet)

digtara.com – Amalan yang pahalanya sangat besar di Hari Raya Idul Adha adalah berkurban. Ibadah ini sangat dianjurkan karena selain bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT, juga dapat membangun ukhuwah dengan sesama manusia.

Dalam Surah Al Kautsar ayat 2, Allah berfirman, “Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”

Mayoritas ulama sepakat kurban hukumnya sunah muakad atau sunah sangat dianjurkan. Tapi, ada sebagian ulama menghukumnya wajib bagi yang mampu. Artinya kalau sudah mampu tapi tidak mau berkurban maka berdosa, menurut pendapat ini.

Muat Lebih

Nah, bagaimana hukumnya kalau berkurban sementara orang itu masih memiliki utang? Sahkah kurbannya?

Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah, KH Yahya Zainul Ma’arif atau Buya Yahya mengatakan, jika seseorang memiliki utang dan sudah jatuh tempo, maka hendaknya ia mendahulukan membayar utang dulu daripada berkurban.

Menurut Buya Yahya, melunasi utang hukumnya wajib. Apabila tidak membayar utang, sama saja seperti merampas secara paksa hak dan harta orang lain. Sedangkan menunaikan kurban hukumnya sunah menurut kebanyakan ulama.

“Ada aturan dalam melakukan amalan sunah, jika kita masih punya kewajiban, maka dahulukan kewajibannya, jika sudah datang temponya,” kata Buya Yahya dalam sebuah ceramahnya yang ikut disiarkan di chanel Youtube Al Bahjah TV seperti dikutip, Rabu (22/7/2020).

Jatuh Tempo…

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar