MTQH Sergai, Juru Parkir Bank BRI Juara Hafalan Hadis

  • Whatsapp
MTQH Sergai, Petugas Parkir Bank BRI Juara Hafalan Hadis
Juru Razib Ardiansyah,menjadi juara hafalan hadis pada MTQH Sergai, baru-baru ini (ist/digtara)

digtara.com -Seorang juru parkir di Bank BRI Perbaungan, Sumatera Utara, berhasil menjadi yang terbaik alias juara satu pada Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XVII Kabupaten Serdang Bedagai yang berlangsung 13-17 Maret 2021.

Razib Ardiansyah, nama juru parkir tersebut, langsung viral akibat keberhasilannya yang disebut banyak orang sebagai hal yang sangat langka.

Akun Facebook Budi Tarigan dalam unggahannya mengungkapkan keberhasilan Razib Ardiansyah.

Muat Lebih

“Petugas parkir Kota Perbaungan juara I HAFALAN HADIST 100.. MTQH XVII KABUPATEN SERDANG BEDAGAI THN 1442 H/2021 M,” tulis Budi Tarigan pada akun Facebook-nya, Kamis 18 Maret 2021.

Budi juga mendoakan supaya Razib Ardiansyah bisa melanjutkan studinya di Mesir seperti salah satu dai kondang yang sangat dikenal yaitu Ustad Abdul Somad.

“Semoga cita-cita Razib terkabul ingin kuliah sampai ke Mesir kayak Ustad Abdul Somad…Amin…,” tulis Budi di kolom komentar.

Akun Gladies Putri Sunda mengaku heran prestasi brilian yang bisa diraih seorang petugas parkir di MTQH XVII. Ia berharap pemerintah setempat atau ada pihak yang tertarik memberikan penghargaan kepada Razib Ardiansyah.

Terharu

Ketua Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Perbaungan, Dauli Damanik, M. Ag, mengaku terharu saat mendengar pengumuman MTQH Kabupaten Serdang Bedagai yang digelar tanggal 13 – 17 Maret 2021
Disebutkan, Razib Ardiansyah sebagai juara pertama hafalan 100 hadis dengan sanad.

“Sepengetahuan saya Razib setelah tamat dari Al Qismulali Alwashliyah Perbaungan bekerja sebagai juru parkir di Bank BRI Perbaungan,” ujarnya Jumat, (19/3/2021).

Menurut Dauli Damanik, semangat Razib untuk belajar tidak terhalangi dengan pekerjaannya sebagai juru parkir.

Saat berbincang setelah pengumuman di Masjid Agung Firdaus tempat pelaksanaan MTQH Razib hampir tak percaya kalau dirinya bisa juara pertama.

“Kami Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Perbaungan mengajak kepada para aghniyaa dan pemerintah untuk memperhatikan sang penghafal hadis tersebut agar bisa melanjutkan studinya,” ujar Damanik.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan