Guru Honorer Berharap Diangkat Menjadi PNS

  • Whatsapp
Ilustrasi Guru Honorer

digtara.com – Ribuan guru honorer di Kota Medan berharap diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Jika tidak menjadi PNS, guru honorer berharap dapat memiliki pendapatan sama seperti pekerjaan harian lepas (PHL) yang ada di lingkungan Pemko Medan. Guru Honorer Berharap Diangkat

Harapan itu disampaikan Ketua Forum Honorer Indonesia (FHI) Kota Medan Fahrul Lubis, Kamis (26/11/2020).

Ia mengatakan, alasan guru honorer berharap diangkat menjadi PNS karena banyak yang masa pengabdian mengajar sudah puluhan tahun.

Muat Lebih

“Bukan cuma itu, khusus guru-guru yang terdata K2 sudah validasi data di 2010 dan mengikuti ujian ri 2013. Dan anehnya, sekarang hasil ujiannya itu tidak diumumkan,” ungkapnya.

Fahrul mengaku heran dengan cara pandang para pejabat di Pemko Medan terhadap guru honor. Pasalnya, di organisasi perangkat daerah (OPD), cleaning service bisa mendapatkan gaji sesuai UMK sebesar Rp 3,2 juta per bulan. Bahkan, ditanggung BPJS Ketenagakerjaan serta BPJS Kesehatannya.

Baca: Peringati Hari Guru Nasional, Kesejahteraan Guru Honorer Tetap Jadi Perhatian Gubernur Sumut

“Sangat berbeda dengan kesejahteraan guru honorer, ada yang nerima gaji Rp 400 ribu per bulan dan tak ditanggung pula BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatannya,” ucapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan