Gerakan Nasional Revolusi Mental Digaungkan untuk Percepatan Pembangunan

  • Whatsapp
Gerakan Nasional Revolusi Mental Digaungkan untuk Percepatan Pembangunan
Kuliah Umum Gerakan Nasional Revolusi Mental oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Auditorium Gedung Pascasarjana UMSU Jalan Denai No.217 Kota Medan, Jumat (4/12/2020) malam. (istimewa)

digtara.com – Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) kembali digaungkan di Indonesia setelah sempat terganggu Covid-19 tahun ini. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI) Muhadjir Effendy kembali berupaya untuk mengubah mental masyarakat agar cita-cita Indonesia bisa terwujud. Gerakan Nasional Revolusi Mental Digaungkan untuk Percepatan Pembangunan

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut), R Sabrina mendukung penuh GNRM yang dipromotori Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Ini sejalan dengan instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berupaya memaksimalkan kinerja perangkat daerah, SDM aparatur dan mendorong organisasi kemasyarakatan dalam berbagai aktivitas Gerakan Revolusi Mental,” kata Sabrina saat menghadiri Kuliah Umum GNRM oleh Menko PMK RI Muhadjir Effendy di Auditorium Kampus Pascasarjana UMSU, Jalan Denai Nomor 217 Medan, Jumat (4/12/2020) malam.

Muat Lebih

Selain itu, Pemprov Sumut juga akan memperkuat Gugus Tugas GNRM di setiap kabupaten/kota. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan berbagai program dan kegiatan GNRM di Sumut terutama lima poin pentingnya yaitu Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri dan Gerakan Indonesia Bersatu.

“Pada prinsipnya kami terus berupaya melakukan perubahan revolusi mental dengan memaksimalkan kinerja perangkat daerah melalui birokrasi pelayanan yang lebih baik dan berbasis online, peningkatan SDM aparatur, serta mendorong berbagai organisasi kemasyarakatan dalam berbagai aktivitas gerakan revolusi mental,” terang Sabrina.

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan tahun ini cukup kesulitan dalam menjalankan program-program GNRM. Namun, saat ini menurutnya Indonesia mulai mampu mengendalikan wabah Covid-19, sehingga Kemenko PMK bisa kembali bergerak untuk menggaungkan GNRM.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan