Pasang Baja di Mr P Demi Puaskan Pacar Saat Valentine, Pria Thailand Berakhir di RS

  • Whatsapp
pria thailand
Pria Thailand harus menjalani operasi untuk melepas ring baja yang dipasang di kelaminnya (dailymail/digtara)

digtara.com – Berbagai cara dilakukan seseorang untuk memberi kejutan pada pasangannya saat hari Valentine. Salah satunya dilakukan seorang pria asal Thailand. Sayangnya kejutan itu berakhir dengan tangisan.

Pria yang tak disebutkan identitasnya itu nekat memasang cincin logam di sekitar alat kelaminnya demi memperbesar penis. Akibatnya, ia dilarikan ke RS Bangkok usai penisnya membengkak tak terkendali.

Dikutip dari Daily Mail, mulanya pria yang tak disebutkan namanya ini nekat melakukan aksi tersebut lantaran ingin ‘mengesankan’ pasangannya di hari Valentine.

Ia mengaku termakan informasi beredar yang menyebutkan pemasangan cincin baja bisa membuat penis terlihat besar karena memaksa darah masuk ke kelenjar.

Satu hari setelah memasang cincin baja tersebut, penisnya mulai membengkak dan ia mulai menyesal karena mengeluhkan rasa sakit luar biasa, cincin yang dipasangnya pun tak bisa dilepaskan sendirinya.

Ia lalu menelepon fasilitas kesehatan setempat setelah tak kunjung berhasil mengeluarkan cincin tersebut. Para petugas medis akhirnya berhasil melepaskan cincin tersebut selama satu jam lebih.

Foto bagaimana penampakan cincin yang dikeluarkan dari penis pria ini pun lantas viral. Pria tersebut mengaku merasa sangat menyesal karena nekat melakukan aksi tersebut.

“Saya takut penis saya harus diamputasi. Itu telah membengkak begitu banyak sehingga saya pikir itu akan meledak,” kata pria itu.

Para dokter menggunakan perkakas baja genggam, tang dan lembaran logam tipis, yang mereka selipkan di bawah cincin untuk menghindari luka pada kulit pria itu.

Meskipun sakit, prosedurnya berhasil dan staf berhasil melepaskan mur tanpa kerusakan tambahan pada penis pria itu.

Ia diberi antibiotik dan krim antiradang untuk mengurangi pembengkakan.

“Ini adalah salah satu kasus teraneh yang pernah kami temui,” kata dokter yang menangani.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan