Warga TTU Protes Jembatan Penghubung Tak Kunjung Selesai, Sebut Oknum Jaksa

Sabtu, 08 Januari 2022 09:30
ist
Warga TTU protes gara-gara jembatan penghubung tak kunjung selesai

digtara.com – Sejumlah warga Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), mengeluhkan pengerjaan jembatan penghubung yang tak kunjung selesai. Padahal batas waktu pengerjaannya telah lewat.

Akibatnya, aktivitas warga setempat terganggu ketika hendak berpergian.

Walaupun terdapat jalur alternatif yakni mengikuti kali/sungai, namun akses itu tertutup jika hujan turun karena menyebabkan banjir.

Warga Tubuhue, Samuel Lopes kepada wartawan, Jumat (7/1/2022) mengatakan, mereka kesulitan bepergian karena akses jalan yang tidak memadai apalagi disaat hujan.

“Kami kesulitan kalau (musim) hujan begini,” kesalnya.

Menurutnya, jembatan Naen menghubungkan dua Kelurahan yakni, Sasi dan Tubuhue.

“Dari dan ke kota tidak bisa kalau hujan apalagi banjir. Kami harus putar belasan kilometer untuk sampai ke tujuan,” ungkapnya.

Dia berharap, jembatan Naen sebagai penghubung Sasi dan Tubuhue ini cepat selesai dikerjakan, sehingga aktifitas warga kembali normal.

Warga lain Alfredo Bano menambahkan, jika dilihat dari perkembangan pembangunan, fisik jembatan tersebut belum bisa selesai dikerjakan tahun 2022 ini.

“Informasi yang kita dapatkan 19 Desember lalu sudah harus selesai dikerjakan. Ukuran jembatan ini dalam gambar lebarnya harus 12 meter, tapi ini yang kita lihat hanya delapan meter saja,” jelasnya.

Dikaitkan dengan Oknum Jaksa

Bahkan Alfredo mengatakan, ada dua nama oknum jaksa yang selalu disebut jika masyarakat mempertanyakan perkembangan proyek tersebut. Sehingga mereka memilih untuk diam karena takut.

“Katanya di belakang ini ada dua orang jaksa jadi kami hanya diam saja, tidak bisa tegur. Kalau tidak ada dua orang ini pasti ada demo besar-besaran, kami tidak bisa tanya kapan selesai karena kami takut jaksa dua orang ini,” bebernya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Januarius T. Salem tidak berhasil dikonfirmasi.

Saat dihubungi, dia mengaku sedang mendampingi wakil bupati melantik kepala desa.

Laman: 1 2

Berita Terkait