Viral Video Sopir Truk Sebut PJR Mengejar Tanpa Alasan, Ini Penjelasan Polisi

  • Whatsapp
sopir truk pjr
Mobil PJR menyalib truk yang dikejarnya (instagram/digtara)

digtara.com – Sebuah video yang menampilkan aksi saling kejar antara sopir truk dengan petugas Patroli Jalan Raya ( PJR) di jalan tol, viral di media sosial. Adapun video itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook Bang Dhany Adj di grup instagram dan Facebook Romansa Sopir Truck (RST), Selasa (19/1/2021).

Dalam video itu, terlihat sebuah mobil polisi mengejar truk tersebut. Baca juga: Wacana Polantas Tak Lagi Menilang, Ini Pesan untuk Kapolri yang Baru Salah satu anggota polisi yang ada di dalam mobil itu pun tampak menjulurkan tangannya meminta truk untuk berhenti. “PJR Pasuruan Kejayan mengejar tanpa alasan yang jelas,” tulis akun Facebook Bang Dhany Adj.

Selain itu, terdengar juga suara dari seorang pria yang duduk di samping sopir truk mengomentari peristiwa tersebut. “Koyo ngene kok, jare ngayomi masyarakat (kaya gini kok, katanya mengayomi masyarakat),” lanjutnya. “Tuding-tuding karepe gak oleh direkam (nunjuk-nunjuk, maunya nggak boleh direkam),” imbuhnya.

Muat Lebih

Hingga hari ini Minggu (24/1/2021) siang, unggahan dari akun Facebook Bang Dhany Adj telah disukai 8.900 kali, dikomentari 724 kali, dan dibagikan 2.100 kali.

Kasat PJR Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di Tol Pasuruan pada Selasa (19/1/2021) siang. Dia mengungkapkan, anggotanya memiliki alasan kuat untuk mencoba menghentikan truk yang sedang melaju tersebut.

“Dia diduga ada pelanggaran muatan atau over dimensi. Saat anggota saya patroli, itu kan terlihat truk tersebut baknya tinggi sekali. Sudah disuruh untuk berhenti dulu, tetapi tidak mau berhenti kan,” ujar Dwi kepada Kompas.com, Minggu (24/1/2021).

Mengenai alasan memberhentikan truk tersebut, ditegaskan Dwi semata-mata demi keselamatan pengendara truk dan pengendara lain yang melintas. Akan tetapi, lanjutnya, pengemudi truk itu enggan menuruti apa yang diperintahkan oleh petugas dan pergi begitu saja.
“Anggota berusaha menghentikan, itu dikejar sampai 11 kilometer kurang lebihnya, tapi enggak berhenti. Karena anggota berpikir berbahaya sekali kalau dikejar terus, yasudah tidak dilanjutkan. Tetapi, identitas kendaraan sudah kami catat,” papar Dwi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan