Viral Hujan Uang dari Atap Masjid, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 09 Mei 2022 20:30
Warga menanti 'hujan uang' dari atap masjid. (instagram)

digtara.com – Sebuah video yang mempertontonkan pedagang pecel lele menghamburkan uang dari atap masjid Desa Bugoharjo Lamongan viral. Bak hujan uang, warga di bawahnya coba menangkap lembaran yang berhamburan.

Faktanya, aksi itu merupakan tradisi yang dilakukan oleh komunitas perantauan asal desa setempat.

Tradisi itu dinamakan udik-udikan. Dimana uang pecahan Rp 2 ribu, hingga Rp 10 ribu disebar, kemudian direbutkan banyak warga.

Ahmad Yusuf salah satu pedagang lele mangatakan, tradisi ini sudah dilakukan setiap musim mudik.

Menurutnya, tradisi itu sebagai wujud syukur atas keberhasilan para pedagang lele yang telah sukses merantau di luar kota.

“Setiap tahun pasti ada tradisi udik-udikan, dua tahun kemarin saja tidak ada karena tidak boleh mudik,” kata Yusuf saat dikonfirmasi, Senin (9/5/2022).

Dijelaskannya, Desa Bugoharjo, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, mayoritas warganya merupakan parantauan. Jumlahnya diperkiran mencapai seribu orang. Mereka yang melakukan perantauan tergabung dalam Persatuan Perantauan Warga Bugoharjo (PPWB).

“Para perantau ini tersebar seluruh nusantara. Profesinya macam-macam, paling mendominasi adalah pedagang nasi pecel lele,” jelasnya.

Laman: 1 2

Berita Terkait