Terkait Penunjukan Plt Bupati Palas, TSO Laporkan Edy Rahmayadi ke Poldasu

Minggu, 05 Juni 2022 00:58
ist
Razman Arif Nasution menunjukkan surat laporan ke Poldasu

digtara.com – Usai melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan pekan lalu, Bupati Padanglawas (Palas) nonaktif, Ali Sutan Harahap atau Tongku Sutan Oloan (TSO), akhirnya melapor ke Poldasu, Sabtu sore (4/6/2022).

Laporan yang dilayangkan melalui kuasa hukumnya Razman Arif Nasution itu dilakukan terkait dugaan pidana atas terbitnya Surat Gubsu soal penunjukan Ahmad Zarnawi Pasaribu sebagai Plt Bupati Palas.

Razman mengatakan, laporan kliennya telah diterima Polda Sumut dengan nomor STTLP/B/986/6/2022/SPKT/POLDA SUMUT, terkait pidana UU No 1 tentang KUHP pasal 421 soal penyalahgunaan kewenangan pejabat.

Pelapor, dengan kuasa Donna Siregar, keponakan Ali Sutan Harahap, serta terlapor Edy Rahmayadi selaku Gubernur Sumatera Utara dan Arpan Nasution, Sekda Palas.

Dalam laporannya, Razman menduga, selain cacat admisnistratif, juga adanya penyalahgunaan jabatan (abuse of power) dalam terbitnya Surat Gubsu.

“Kita menduga kuat, saat Pak Ali Sutan Harahap sakit, ada upaya-upaya beberapa pihak untuk memaksakan beliau dinonaktifkan dan mendorong Wakil Bupati Palas Ahmad Zarnawi Pasaribu menjadi Plt Bupati Palas,” ungkap Razman didampingi perwakilan keluarga Ali Sutan Harahap.

Pada tanggal 2 Juni 2022, lanjut Razman, pihaknya juga menerima surat permintaan atau perintah dari Gubsu untuk melakukan pemeriksaan ulang terhadap kesehatan Tengku Sutan Oloan (TSO), sapaan akrab Ali Sutan Harahap.

Laman: 1 2

Berita Terkait