Sempat Tertunda Berbulan, Ini Jadwal Wisuda UIN SU

Kamis, 25 Agustus 2022 18:32

digtara.com – Tertundanya jadwal wisuda sarjana ke 78 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) kini sudah ada kejelasan.

Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama (AAKK) UIN SU, Dr. Dur Brutu, M.A. Kamis(25/8/2022) mengatakan, pelaksanaan wisuda ke-78 paling lama akan dilaksanan pada bulan November.

“Insya Allah paling lama bulan November kita akan wisuda, karena PIN itu sedikit demi sedikit sudah dikeluarkan oleh Dikti. Mahasiswa yang sudah menyelesaikan meja hijau (sidang) akan wisuda keseluruhan, walaupun jumlahnya lima ribu wisudawan, mungkin bisa dua tahap. Keluar dulu nomor ijazah ini biar bisa dipakai,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, salah satu mahasiswa UIN SU yang telah menyelesaikan sidang mengaku sangat bersyukur mendengar informasi ini. “Saya sangat bersyukur mendengarnya karena kabar ini telah lama dinanti-nanti mahasiswa, termasuk saya,” ucap mahasiswa yang tak ingin disebutkan identitasnya.

Ia juga berharap agar wisuda di bulan November ini benar-benar terealisasi. “Saya berharap wisuda di bulan November ini secara keseluruhan terealisasi. Jangan hanya perkataan, yang terpenting pembuktian. Seperti sebelumnya yang selalu ditunda dan tidak adanya pemberitahuan secara resmi, ini sangat mengecewakan mahasiswa,” harapnya.

Dur Brutu, M.A. mengungkapkan penyebab belum terlaksananya wisuda ke-78, 79, dan 80 di UIN SU. Berdasarkan kalender akademik, pelaksanaan wisuda ke-78 semestinya dilaksanakan di bulan November 2021, wisuda ke-79 bulan April 2022, dan wisuda ke-80 bulan Juli 2022.

Belum terlaksananya wisuda di UIN SU disebabkan karena Penomoran Ijazah Nasional (PIN) yang belum dikeluarkan.

“Wisuda belum dilaksanakan karena Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) belum mengeluarkan PIN bagi mahasiswa yang sudah menyelesaikan sidang.

Sementara wisudawan pada wisuda ke-76 dan 77 ijazahnya belum keluar semua. Ini bukan UIN SU saja yang mengalaminya, tetapi banyak perguruan tinggi di Indonesia,” sebutnya.

Lebih lanjut, Dur Brutu juga mengatakan data mahasiswa sudah semua dikirim ke Ditjen Dikti.

Laman: 1 2

Berita Terkait