Selasa Pekan Depan, Perselisihan Hasil Pilkada 4 Kabupaten di NTT Mulai Disidangkan

  • Whatsapp
Kalah Pilkada, Tiga Paslon di NTT Ajukan Gugatan ke Mahkama Konstitusi
Mahkamah Konstitusi (internet)

digtara.com – Mahkamah Konstitusi RI telah menerima dan mencatat Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau walikota dan wakil walikota tahun 2020. Perselisihan Hasil Pilkada

PHP ini sudah diregistrasi oleh Mahkamah Konstitusi RI sejak 18 Januari 2021.

4 PHP bupati dan wakil bupati di Provinsi NTT sudah teregistrasi di Mahkamah Konstitusi masing-masing Kabupaten Belu, Sumba Barat, Malaka dan Manggarai Barat.

Muat Lebih

PHP bupati dan wakil bupati Kabupaten Belu didaftarkan pada Kamis (17/12/2020) dengan Akta Pengajuan Permohonan Pemohon (APPP) nomor 18/PAN.MK/AP3/12/2020, nomor perkara 18/PHP.BUP.XIX/2021 dan nomor Akta Registrasi Permohonan Konstitusi (ARPK) nomor 18/PAN.MK/ARPK/01/2021.

Pemohon Wilybrodus Lay, SH-Drs JT Ose Luan (Paslon nomor urut 1). Mereka menunjuk kuasa hukum Novan Erwin Manafe, SH, Helioceatano Moniz De Araujo, Adi Kristinten Bullu, SH dan Ferdinandus Eduardua Tahu dengan termohon KPU Kabupaten Belu.

PHP bupati dan wakil bupati Kabupaten Sumba Barat didaftarkan pada Kamis (17/12/2020) malam dengan APPP nomor 19/PAN.MK/AP3/12/2020, nomor perkara 19/PHP.BUP.XIX/2021 dan ARPK nomor 19/PAN.MK/ARPK/01/2021.

Baca: Pegawai Kejaksaan Tinggi NTT Tewas Ditabrak Pemuda Mabuk

PHP diajukan Drs Agustinus Niga Dapawole-Gregorius HBL Pandango, SE (Paslon nomor urut 3) melalui kuasa hukum Nimrod Adroiha dengan termohon KPU Sumba Barat.

PHP bupati dan wakil bupati Kabupaten Malaka diajukan dr Stefanus Bria Seran, MPH-Wendelinus Taolin (Paslon nomor urut 2) dengan kuasa hukum Yafet Yosafat Wilben Rissi, SH MSi LLM PhD (AFHEA) dan Bram Pervita Anggadatana, SH dengan termohon KPU Kabupaten Malaka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan