Rekonstruksi Dilanjutkan, Randy Bungkus Jasad Ibu dan Anak di Rumahnya Lalu Minta Teman Gali Kubur

Rabu, 22 Desember 2021 21:37

digtara.com – Rekonstruksi kasus pembunuhan Astri Manafe dan anaknya Lael Maccabee dilanjutkan, Rabu (22/12/2021) siang.

Rekonstruksi ini sempat terhenti pada Selasa (21/12/2021) petang karena hujan dan hari sudah malam.

Rekontruksi pub berlanjut pada Rabu siang tadi Randy Badjideh (31), tersangka kasus pembunuhan Astri Manafe dan Lael Maccabee mengawali reka ulang hari kedua dari rumahnya.

Ia melakonkan aksinya membawa kedua jenazah korban ke rumahnya di Kelurahan Penkase Oeleta kemudian memasukkan jenazah kedua korban dalam plastik hitam. Ia kemudian menyimpan jenazah tersebut di dalam jok belakang mobil.

Ia pun berkeliling di sejumlah lokasi mencari bantuan guna menguburkan jenazah Astri dan Lael.

Kepada beberapa rekannya, Randy sempat meminta bantuan menggali lubang.

Awalnya Randy beralasan hendak menguburkan jenazah orang gila kepada salah satu rekannya. Kepada teman yang lain ia mengaku hendak menguburkan ternak anjing.

Dua rekan Randy sempat membantunha menggali lubang namun kedua rekannya tidak mengetahui siapa yang dikubur dan kapan kedua jenazah ini dimakamkan.

Tersangka membawa jenazah korban ke kantor BPK dan memarkir mobil toyota rush hitam yang berisi kedua jenazah.

Tersangka kemudian minta saksi VI untuk menemuinya membawa linggis lalu mengubur jenazah yang diakuinya adalah jenazah orang gila namun saksi VI menolak.

Tersangka membawa linggis dan
memasukkan ke dalam mobil.

Tersangka selanjutnya mendatangi rumah saksi VII David di Jalan Perwira Walikota, Kelurahan Kelapa Lima.

Ia menemui saksi VII David di rumahnya sambil membawa linggis meminta bantuan menggali lubang dengan alasan untuk mengubur anjing mati.

Tersangka dan saksi VII berboncengan (saksi VII memegang linggis dan sekop).
Tersangka dan saksi VII menggali lubang tetapi tidak dalam.

Tersangka kemudian mengantarkan saksi VII kembali ke rumah kemudian memasukkan linggis dan sekop ke dalam mobil toyota rush hitam.

Tersangka kembali membawa mobil toyota rush hitam berisikan jenasah kedua korban dan parkir di kantor BPK kemudian pergi ke rumah mertuanya di dekat kantor tersebut.

Tersangka membawa mobil Toyota rush hitam yang diparkir di BPK menuju rumahnya.

Tersangka kemudian berangkat dari rumahnya di Alak menggunakan sepeda motor honda beat hitam membawa linggis dan sekop menuju TKP di RT 01/RW 01 Kelurahan Penkase Oeleta untuk menggali lubang sendiri.

Kemudian tersangka menelepon saksi VII David untuk membantunya.

Tersangka datang menggali sendiri, kemudian disusul saksi VII dan IX untuk membantu menggali. Setelah menggali seukuran 100 centimeter x 80 centimeter, masing-masing pulang.

Setelah menggali, tersangka meninggalkan rumahnya menggunakan toyota rush hitam yang berisi jenasah kedua korban menuju dan
parkir di kantor BPK.

Selanjutnya tersangka keluar menggunakan honda beat hitam dan kembali lagi ke kantor BPK.
Tersangka menggunakan mobil Toyota rush hitam keluar dari kantor BPK menuju TKP kemudian sendirian menguburkan jenasah kedua korban.

Setelah menguburkan kedua jenasah korban, tersangka ke tempat cuci mobil
samping Mako Brimob, kelurahan Pasir Panjang mencuci mobil karena berbau amis.

Setelah mobil bersih, tersangka ke kantor BPK kemudian mengembalikan mobil Toyota Rush hitam ke rental 111. Setelah itu tersangka diantar kembali oleh sopir ke kantor BPK.

Reka ulang kasus ini masih dipenuhi warga yang sudah menunggu sejak pagi hari hingga usai reka ulang pada petang hari.
Randy sempat disoraki warga ketika melakonkan aksinya

Berita Terkait