Operasi Transplantasi Berhasil, Pria Ini Hidup dengan Jantung Babi

Selasa, 11 Januari 2022 12:30
ist
Sosok pria yang kini menggunakan jantung babi

digtara.com – Seorang pasien di Amerika Serikat (AS) berhasil menjalani operasi transplantasi menggunakan jantung babi. Kondisinya stabil tiga hari setelah menjalani operasi.

Sebelumnya upaya transplantasi organ babi ke manusia sempat gagal karena perbedaan genetik yang pada akhirnya mengundang risiko infeksi virus atau penolakan sistem tubuh.

Namun kali ini, para ilmuwan telah berhasil mengungkap masalah tersebut dengan menggunakan teknologi modifikasi genetik yang menghilangkan genetika berbahaya.

Operasi yang dilakukan oleh tim ahli dari Medical University of Maryland ini adalah yang pertama dari jenisnya, menggunakan jantung babi melalui teknologi modifikasi urutan genetik.

Jika terbukti berhasil, para ilmuwan berharap jantung babi bisa membantu mengatasi masalah kekurangan organ donor.

Ahli bedah Dr Bartley Griffith, yang bertanggung jawab di balik operasi bersejarah, mengatakan hati babi memiliki potensi untuk memecahkan masalah kekurangan donor organ, karena mereka sering harus menunggu lama untuk mendapatkan kesempatan untuk menerima organ baru.

“Kami melakukan proses ini dengan hati-hati, tetapi optimis bahwa operasi pertama ini akan memberikan pilihan baru yang penting bagi pasien di masa depan,” katanya dilansir Reuters, Selasa (11/1/2022).

Bagi David Bennett, pasien berusia 57 tahun dari Maryland, operasi transplantasi jantung adalah pilihan terakhir baginya.

“Ini adalah situasi hidup dan mati atau menjalani transplantasi ini. Saya ingin bertahan hidup. Saya tahu peluangnya tipis, tetapi ini adalah satu-satunya pilihan yang tersisa,” katanya sehari sebelum operasi.

Laman: 1 2

Berita Terkait