Oknum Warga Begulda Intimidasi Kelompok Tani Mekar Jaya, Lahan Petani Dirusak OTK

Rabu, 14 September 2022 17:42

digtara.com – Intimidasi hingga berujung pengrusakan lahan jagung milik kelompok tani Mekar Jaya yang berada di Kelurahan Bhakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan masih terus berlanjut hingga saat ini, Rabu (14/9/22).

Sebelumnya, gapura pembatasan antara Kelurahan Bhakti Karya dengan Begulda di rusak oleh orang tidak dikenal (OTK). Diduga pengrusakan ini dilakukan oleh sekelompok oknum yang mengaku warga Dusun Begulda yang ingin menguasai lahan tersebut.

Dari pantauan di lokasi, terlihat sejumlah oknum yang mengaku warga Begulda melakukan intimidasi kepada anggota kelompok tani Mekar Jaya. Meski di lokasi terlihat sejumlah pihak kepolisian dari Polres Binjai, namun sejumlah oknum warga Begulda ini tidak perduli dan terus mengejar anggota kelompok tani Mekar Jaya.

Mendengar keributan itu, akhirnya Kapolres Binjai, AKBP. Ferio Sano Ginting, Dandim 0203 Langkat, Letkol Inf M. Eko Parsetyo, Ketua DPRD Binjai, Noor Syah Alam Putra dan Wakil Walikota Binjai, H. Rizky Younanda Sitepu turun ke lokasi.

Kedatangan Forkopimda ini untuk melakukan mediasi terhadap dua kubu yang bertikai. Disini, ketua DPRD Binjai yang akrab disapa Kires ini meminta kepada kedua belah pihak untuk hadir di DPRD Binjai untuk membahas masalah tersebut.

“Nanti waktunya kita tentukan. Yang pasti dalam waktu dekat ini kita akan mengundang keduanya untuk mendengarkan keterangan dari kedua belah pihak,” ucapnya saat melakukan pertemuan di lokasi.

Kapolres Binjai, AKBP. Ferio Sano Ginting yang hadir di lokasi meminta agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas wilayah tersebut. “Saya harap jaga kondusifitas dan kamtibmas. Jangan sampai ada konflik. Itu pesan dan harapan saya,” pungkasnya.

Sementara itu, seorang anggota kelompok tani Mekar Jaya yang lahannya dirusak dan ingin dikuasi, Juli mengatakan, intimidasi dan teror terhadap dirinya sejak lama dialami. Bahkan, pengrusakan ladang jagung ini bukan kali pertama terjadi.

“Ini sudah sering terjadi. Lahan jagung saya dulu pernah dipatahkan tanamannya sama OTK. Sekarang mereka memanen ladang jagung saya dan merusak seluruhnya hingga rata dengan tanah,” ucapnya di hadapan Forkopimda.

Atas kejadian ini, korban tidak dapat memanen jagungnya lantaran telah dirusak oleh oknum yang mengaku warga Begulda. “Saya sangat mengalami kerugian. Saya harap pihak kepolisian tangkap pelaku pengrusakan tersebut,” cetusnya.

Berita Terkait