Laba-laba Mati Dihidupkan Kembali sebagai Robot

Senin, 01 Agustus 2022 10:48
int
Laba-laba Mati Dihidupkan Kembali sebagai Robot

digtara.com – Para insinyur di Rice University berhasil mengubah laba-laba mati menjadi robot.

Para ilmuwan telah menjuluki bidang penelitian baru mereka “necrobotics”.

Itu bisa menciptakan alternatif yang murah, efektif, dan biodegradable untuk sistem robot saat ini.

Mengapa laba-laba? Sementara manusia menggerakkan anggota tubuhnya menggunakan sepasang otot antagonis, seperti bisep dan trisep, kaki laba-laba hanya berisi satu otot fleksor yang menarik kaki ke dalam.

Ini ditentang oleh sistem hidrolik, di mana ruang di tengah tubuh laba-laba (dikenal sebagai prosoma) mendorong keluar cairan untuk membuka kaki, dengan katup terpisah memungkinkan hewan untuk mengontrol setiap anggota badan secara mandiri.

Baca: Ilmuwan AS Sukses Cangkok Jantung Babi ke Manusia, Begini Tanggapan BRIN

Kebetulan, inilah mengapa laba-laba selalu meringkuk ketika mereka mati karena tidak ada tekanan dalam sistem untuk melawan otot fleksor kaki.

Berbekal pengetahuan ini, tim dari Rice University menemukan bahwa mereka dapat mengoperasikan sistem hidrolik ini secara artifisial hanya dengan menusukkan jarum ke prosoma laba-laba yang mati, mendorong udara masuk dan keluar untuk membuka dan menutup kaki laba-laba seperti mesin cakar arcade.

Laba-laba Mati Dihidupkan Kembali sebagai Robot

Laba-laba Mati Dihidupkan Kembali sebagai Robot

“Kebetulan laba-laba, setelah mati adalah arsitektur yang sempurna untuk pencengkeram skala kecil yang berasal dari alam,” kata Daniel Preston dari Sekolah Teknik George R. Brown dari Rice.

Laba-laba dapat mengangkat lebih dari 130 persen berat tubuhnya dan berlari melalui 1.000 siklus buka-tutup sebelum persendiannya rusak.

Tim dari Rice University, yang dipimpin oleh mahasiswa pascasarjana Faye Yap, telah menerbitkan makalah yang menjelaskan pekerjaan mereka di jurnal Advanced Science.

Mereka mencatat bahwa umat manusia memiliki sejarah panjang dalam memanfaatkan kembali sisa-sisa organisme mati untuk kegunaan baru.

Laman: 1 2

Berita Terkait