Kecam Vaksin Berbayar, Muhammadiyah: Akan Timbul Anggapan yang Bayar Lebih Ampuh

Senin, 12 Juli 2021 11:07
Kominfo
Petugas sedang menyuntikkan vaksin

digtara.com – Berbagai kalangan mengecam hadirnya vaksin berbayar. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad menilai langkah tersebut aneh dan bisa menimbulkan anggapan miring di masyarakat.

“Akan timbul anggapan yang berbayar vaksinnya ampuh, yang gratis kurang ampuh,” ujar Dadang melansir CNNindonesia, Senin (12/7/2021)

Dadang menilai, vaksin berbayar itu aneh dan
“Betul aneh. Yang gratis saja banyak yang tidak mau, apalagi berbayar. Dikhawatirkan menghambat program vaksinasi nasional,” ujar Dadang.

Melihat itu, Dadang berharap pemerintah bisa mencabut aturan vaksinasi berbayar tersebut. Ia juga meminta agar vaksinasi diberikan gratis secara keseluruhan kepada masyarakat tanpa pandang bulu.

“Sebaiknya vaksinasi diperluas dan dipermudah agar bisa diakses masyarakat luas dan tidak protokoler,” kata dia. Senada, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengaku sulit memahami kebijakan pemerintah tentang vaksin berbayar. Ia menilai kebijakan tersebut sekadar ada kepentingan bisnis.

“Aroma bisnisnya sangat kuat,” ujarnya.

Abdul menilai banyaknya masyarakat yang belum tervaksin karena berbagai kendala teknis dan birokrasi. Bukan sebaliknya justru menyalahkan masyarakat yang enggan divaksin.

Laman: 1 2

Berita Terkait