Kasus IRT Diancam Sajam Preman Dinilai Lambat, Kuasa Hukum Minta Polres Sergai Serius

Kamis, 07 April 2022 07:58
Ilustrasi Pembacokan/Net
Ilustrasi

digtara.com – YR seorang ibu rumah tangga (IRT), menilai laporannya di Polres Sergai tak kunjung menemukan titik terang. IRT Diancam Sajam Preman

IRT ini melaporkan kasus dirinya yang nyaris dibacok preman saat melihat lahan di Dusun I, Desa Pekan Tanjung Beringin.

Melalui kuasa hukumnya, Riadi, mempertanyakan kinerja Polres Sergai yang terkesan lamban dan mengulur waktu.

Padahal terlapor, berinisal BM diduga preman besar di daerah tersebut.

Baca: Viral Diduga Preman Bawa Nama OKP Lakukan Pungli ke Penjual Martabak di Deliserdang

Riadi mengatakan, apa yang dilakukan oleh terlapor adalah salah satu bentuk premanisme.

Terlebih dari informasi yang diterima pihaknya di lapangan bahwa terlapor sudah biasa melakukan pengancaman seperti yang dihadapi oleh kliennya.

Baca: Diduga Libatkan Mafia Tanah, Warga Titi Papan Diserang Kelompok Preman Diduga Bayaran

“Saya sendiri beberapa waktu yang lalu ditantang dengan kata-kata bahwa dia tidak takut atas laporan klien saya,” ucap Riadi kepada wartawan, Rabu (6/4/2022).

Bahkan terlapor merasa bisa menggugurkan laporan kliennya dengan mengatakan bahwa anaknya saja dulu kasus pembunuhan hanya 2 tahun penjara, lalu keluar.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait