Kapolda NTT Minta 224 Siswa Bintara Polri Jalani Pendidikan dengan Baik

Senin, 25 Juli 2022 17:04
ist
Kapolda NTT Minta 224 Siswa Bintara Polri Jalani Pendidikan dengan Baik

digtara.com – Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Setyo Budiyanto, SH MHum membuka pendidikan pembentukan bintara Polri gelombang II TA 2022 di SPN Polda NTT, Senin (25/7/2022).

Kepada 224 siswa bintara Polri gelombang II TA 2022 ini, Kapolda NTT berpesan agar melaksanakan pendidikan dengan baik.

“Waktu anda berada di lembaga pendidikan ini tidak lama, hanya 5 bulan dan sangat singkat,” ingat Kapolda NTT.

Untuk itu, Kapolda NTT minta siswa memanfaatkan dengan baik masa pendidikan selama lima bulan.

“Belajar dan berlatih lah sesuai instruksi pengasuh karena pengasuh sudah ahli dan mengajari kalian dengan mendidk, melatih dan mengajar 224 siswa agar saat dilantik nanti juga dengan jumlah yang lengkap,” tandas jenderal polisi bintang dua ini.

Kepada 224 siswa Bintara Polri ini, Kapolda juga minta agar mereka bersaing dalam perolehan nilai serta tekun belajar dan menjaga kesehatan sehingga tidak ada yang sakit-sakitan selama masa pendidikan.

“Kalianlah yang menentkan keberhasilan. Pengasuh hanya mengarahkan dan semua tergantung pada pribadi masing-masing. Ini hanya 5 bulan saja jadi manfaatkan waktu dengan baik, tunjuk kan prestasi dan loyalitas,” tegas mantan Dir Reskrim Polda Papua ini.

Siswa juga diharapkan saling interaksi dengan baik dan jangan ada friksi-friksi.

Diingatkan pula agar siswa jangan lupa bersyukur dan berdoa serta ibadah sesuai keyakinan masing-masing.

Hasil yang ada merupakan hasil dari proses dan tahapan. “semua adalah hasil perjuangan sehingga pada bulan Desember saat dilantik maka kalian harus lebih baik lagi,” pesan Kapolda NTT.

Saat berada di kelas, siswa diharapkan lebih aktif dan sering bertanya jika tidak paham.

“Tanyakan pada pengasuh karena mereka punya pengalaman, laksanakan tugas yang trbaik, jaga kesehatan karena waktu 5 bulan adalah wakti yang cukup singkat,” ujar Kapolda NTT.

Dalam masa 5 bulan sebagai waktu yang singkat, para siswa mengikuti kurikulum 30 persen pelaksanaan di kelas dan 70 persen di lapangan yakni praktek lapangan dan praktek lain.

Dengan durasi waktu yang cukup singkat maka diharapkan para pengasuh dan tenaga pendidik di SPN bisa maksimal mengajari siswa.

Kapolda juga memerintahkan para kepala biro dan direktur di Polda NTT untuk memberikan pembekalan dan diskusi serta berbagi pengalaman sehingga saat siswa lulus dan ditempatkan maka benar-benar siap pakai dan siap bekerja serta melaksanakan tugas sesuai UU kepolisian memelihara keamanan dan menegakkan hukum.

Kapolda berharap 224 bintara bisa menjalani pendidikan dengan baik dan ada dukungan dari pemerintah untuk memberikan materi termasuk dosen dan tokoh masyarakat.

“Semoga lulusan SPN Polda NTT siap pakai dan siap melaksanakan tugas dengan baik,” harap Kapolda NTT.

Ka SPN Polda NTT, Kombes Pol Nanang Putu Wardianto, SST MK menyebutkan bahwa 224 siswa ini menjalani pendidikan sejàk 25 Juli hinggs 21 Desember 2022 dan dilantik pada tanggal 22 Desember 2022.

Selama 5 bulan diasuh 94 orang pendidik dan 17 orang pengasuh denga 1.200 jam pelajaran.

1 bulan atau mulai 25 juli hingga 23 Agustus merupakan masa pembentukan dasar bhayangkara (dasbhara) Polri.

3,5 bulan pembekalan profesi kepolisian sepertu latihan teknia dan latihan kerja serta 0,5 bulan pembulatan.

“24 Agustus sampai 6 Desember masa pengisian profesi kepolisian namun pada 3 samlai 5 November ada latìan teknis. 7 November hingga 6 Desember latihan kerja. 10-16 Desember IMPL bangun sinergitas,” urai Ka SPN.

Laman: 1 2

Berita Terkait