Heran, Pendapatan Retribusi Parkir Tak Sesuai dengan Banyaknya Kendaraan Bermotor

Senin, 13 September 2021 17:31
digtara/sugiatmo

digtara.com Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Medan mempertanyakan pendapatan dari sektor retribusi parkir tepi jalan yang dinilai tidak sesuai dengan banyaknya jumlah kendaraan di Kota Medan.

Keheranan ini disampaikan juru bicara Fraksi PKS DPRD Medan Dhiyaul Hayati S.Ag, M.Pd saat menyampaikan pemandangan umum Fraksi terhadap Nota Pengantar Kepala Daerah atas Ranperda Perubahan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2021, dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Medan, Senin (13/09/2021) siang.

“Fraksi PKS memandang perlu mendapatkan penjelasan terhadap hal-hal berikut. Berdasarkan data yang ada jumlah kendaraan bermotor di Kota Medan mencapai angka 2,7 juta unit, jika diasumsikan setiap kendaraan bermotor membayar retribusi parkir tepi jalan umum sebesar Rp 10.000,- per bulan maka pendapatan dari retribusi ini sebesar 27 milyar per bulannya, dalam setahun dapat mencapai 324 milyar,” ucap Dhiyaul.

Baca juga: Rebutan Lapak Pedagang dan Parkir di Jalan STM, Adik Bacok Kakak Pakai Parang

Namun kenyataannya,kata Dhiyaul pendapatan dari retribusi ini hanya 30,437 milyar, terkait hal ini Fraksi PKS meminta penjelasan dari Pemerintah Kota Medan.

“Apa saja upaya yang akan dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dari sektor ini, ” kata Dhiyaul.

Baca Juga ; Pengunjung Keluhkan Pajak Parkir, DPRD Medan Berang

Tidak hanya sektor retribusi parkir tepi jalan, Fraksi PKS juga mempertanyakan menurunnya belanja pada Dinas Pendidikan sebesar 13,1% .Kami mohon penjelasannya, ” ucapnya.

Kemudian, Dhiyaul juga menyampaikan Pertumbuhan ekonomi Kota Medan yang digunakan dalam asumsi Perubahan APBD 2021 ini mengalami penurunan dari 5.81 % menjadi 3,01 %.

Laman: 1 2

Berita Terkait