Hendak ke Singapura, Enam Calon PMI Ilegal di Sumba Timur Diamankan

Sabtu, 28 Mei 2022 09:30
ist

digtara.com – Enam orang pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal diamankan, Jumat (27/5/2022) malam di halaman rumah kost milik Ferdinandus Jekson Ate di RT 02/RW 01, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT.

Enam orang terduga calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal ini diamankan oleh petugas Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Sumba.

Awalnya pada Rabu (25/5/2022), sekitar pukul 15.00 Wita, ada seorang ibu Marlin Kaka Tarawali yang menanyakan prosedur pemberangkatan calon PMI.

Baca: Jumpa Indonesia, Vietnam Sesumbar Dapat Lawan Mudah di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023

Kepala P4TKI Sumba, Oscar da Cunha pun menjelaskan agar Marlim mengajak calon pekerja untuk datang ke kantor P4TKI Sumba.

Pada Jumat (27/5/2022) pagi, salah seorang calon PMI, Yunita Babang Noti mendatangi kantor P4TKI Sumba dan menanyakan prosedur pemberangkatan calon PMI.

Kepada petugas di kantor P4TKI, Yunita menjelaskan bahwa dirinya saat ini diarahkan oleh Marlince yang sementara berada di Singapura untuk berangkat dan sudah dibelikan tiket ke Bali.

Petugas P4TKI Sumba, Philip melakukan interview dan wawancara kepada Yunita Babang Noti, Yunita menjelaskan bahwa ia berencana hendak berangkat kerja di Singapura.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait